Tribun Podcast
Kadis Dikbud Gorontalo Abdul Waris Bicara Restorasi Pendidikan, Perkuat Sistem hingga Karakter Siswa
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan pendidikan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
Ringkasan Berita:
- Fokus utama dimulai dari penguatan sistem kerja internal, pemangkasan birokrasi yang menghambat pelayanan, serta penataan kembali sekolah "satu atap" agar lebih fokus pada peningkatan mutu pendidikan
- Mendorong pelatihan guru melalui kolaborasi antarlembaga meskipun anggaran terbatas, serta memastikan kesejahteraan guru non-ASN dengan menyelesaikan kendala administrasi sertifikasi bagi 338 guru
- Mengintegrasikan nilai religius melalui program "Navigasi Iman Masuk Sekolah" (sholawat dan mengaji)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan pendidikan melalui program Restorasi Pendidikan.
Langkah tersebut dimulai dari penguatan sistem hingga pembinaan karakter siswa di sekolah.
Hal itu disampaikan Abdul Waris dalam podcast bersama Redaktur TribunGorontalo.com Fajri A Kidjab dan Presenter Tita Rumondor, Selasa (10/3/2026).
Menurut Waris, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari pembenahan sistem kerja di lingkungan dinas hingga di tingkat sekolah.
“Jadi kita memang selalu indikatornya adalah budaya mutu. Bagaimana menciptakan itu tentu secara berlahap. Pertama harus memperbaiki sistem. karena ini saya masih baru, saya mulai dari sistem dulu,” ujarnya Abdul Waris.
Ia menjelaskan pembenahan tersebut tidak hanya menyasar aspek administratif, tetapi juga sumber daya manusia di dunia pendidikan.
“Jadi kita penguatan sistem dulu, mulai dari sistemnya personal. Kemudian nanti terkait dengan dengan sarana-persarana, yang selanjutnya adalah terkait dengan teknologi dan informasi,” katanya.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia akan dimulai dari internal organisasi, mulai dari kantor dinas, koordinator wilayah hingga kepala sekolah.
“Apa yang harus kita benahi yang terkait dengan personal itu, itu mulai dari kantor saya, Korwil sampai kepala sekolah,” ujarnya.
Sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, Dikbud Kabupaten Gorontalo juga mendorong berbagai program pelatihan bagi guru, pengawas dan kepala sekolah.
Namun keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang.
Waris mengaku pihaknya membangun komunikasi dengan berbagai lembaga agar para guru tetap mendapat kesempatan mengikuti pelatihan.
“Tapi kami kan tidak punya uang, sekarang saya sudah membangun komunikasi dengan teman-teman di kementerian, teman-teman di KGTK di sini, teman-teman di BPMP, di kantor bahasa. Alhamdulillah beberapa tempat itu banyaklah guru saya yang dilatih. Kan tidak harus menggunakan uang saya,” ujarnya.
Restorasi Pendidikan
Waris menjelaskan program restorasi pendidikan juga menyasar sistem kerja di sektor pendidikan yang dinilai masih belum berjalan secara optimal.