Banjir di Kota Gorontalo

Longsor dan Banjir Bandang di 3 Kelurahan Kota Gorontalo

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kota Gorontalo, Dandi Winardi mengungkapkan, bahwa ketiga kelurahan yang terdampak longsor dan banjir bandang itu

Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/HUSNULPUHI
Longsor di Jalan Mayor Dullah, Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo hingga mengakibatkan para pengendara tak bisa melintas. Rabu (3/7/2024).  

"Ada sekitar 40 rumah tergenang, akibat luapan sungai, dan tinggi air mencapai 50 centi meter," jelas Dandi. 

Kelurahan Tenilo

Kata Dandi, Kelurahan Tenilo juga ikut diterjang banjir bandang pada Rabu sore. Air yang mengalir begitu deras dari wilayah pegunungan menghantam pemukiman warga. 

Bahkan, Jalan Kancil yang berada di kelurahan itu, lagi-lagi lumpuh total dan tak bisa dilalui kendaraan. 

"Di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat juga ada lonsor dan banjir," tandasnya. 

Dari tiga kelurahan tersebut, Jalan Mayor Dullah di Kelurahan Leato menjadi salah satu lokasi paling parah, dengan empat unit mobil yang tertimbun lumpur.

Banjir bandang ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga mengakibatkan lumpuhnya beberapa ruas jalan. 

Banyak warga yang rela mengantri di jalanan dan berbalik arah karena tak bisa melintas. 

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. (*) 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved