Viral Pupuk
Batuan di Pupuk Phonska Memang Kandungan Alami, Ini Manfaatnya kata Distan Boalemo Gorontalo
Pada pertemuan bersama penyuluh se Kabupaten Boalemo, Andi Faisal Hurudji Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo menegaskan, bahwa material batu ter
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/pupuk-Phonska-memang-mengandung-mineral-batuan-tapi-alami.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Dinas Pertanian Boalemo, Gorontalo membenarkan ada material batuan di pupuk subsidi merek NPK Phonska.
Pada pertemuan bersama penyuluh se Kabupaten Boalemo, Andi Faisal Hurudji Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Boalemo menegaskan, bahwa material batu tersebut adalah bahan baku pupuk tersebut.
Bukan sembarang batu, melainkan material ini disebut fosfat batuan (rock phospate).
"Memang benar bahwasanya, pupuk tersebut memiliki campuran batu, tapi harus digaris bawahi, pupuk NPK Ponska ini, salah satu bahan bakunya adalah batu Fosfat," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (1/7/2024).
Kata Andi, kandungan mirip batuan itu menambah kebutuhan mineral tanah. Juga dapat meningkatkan kualitas tanaman dan struktur tanah.
Fosfat juga kata Andi, memang memiliki berbagai macam warna. Karena itu, jika dibilang ini adalah batuan untuk menambah berat kiloan pupuk, jelas tidak benar.
"Kemarin ada yang mengeluh mengenai batu yang berwarna merah, yang katanya itu batu bata, ini dia yang keliru," tambahnya.
Ia pun mendorong penyuluh memiliki pengetahuan tambahan terkait kandungan pupuk ini. Hal tersebut membantu mengomunikasikannya ke masyarakat.
"Seharusnya para penyuluh harus update mengenai hal ini," kata Andi.
Perlu diketahui, penggunaan pupuk dengan material batuan ini berfungsi agar tidak mudah terbawa air ketika hujan.
Sebab, materialnya justru akan mencemari sungai jika hanyut. Karena itu, penggunaan batuan fosfat dapat membantu mengikat pupuk ke material tanah.
"Berbeda dengan pupuk biasa, bahan baku batu ini senyawanya akan langsung berfungsi ketika bersentuhan dengan tanah, dan juga ramah akan alam," lanjutnya.
Terakhir Andi mengharapkan agar tidak ada lagi kegaduhan yang terjadi dikarenakan masalah pupuk tersebut.
"Jika ada yang bertanya, pupuk ini tercampur dengan batu, jawabannya ya, tapi bukan batu bata ataupun yang lain sebagainya, intinya saya mengharapkan agar tidak adalagi kegaduhan akibat pupuk ini," tuturnya.
"Saya juga berterima kasih kepada Anggota DPRD selaku fungsi kontrol dan juga masyarakat yang telah mem viral kan pupuk ini, mungkin sosialisasi dari kami yang masih kurang," pungkasnya.