Rabu, 4 Maret 2026

Tribun Podcast

FULL Wawancara Eksklusif dengan Pj Bupati Gorontalo Utara Sila Nurainsyah Botutihe

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo itu menjabat Pj Bupati Gorontalo Utara sejak Rabu 6 Desember 2023.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto FULL Wawancara Eksklusif dengan Pj Bupati Gorontalo Utara Sila Nurainsyah Botutihe
TribunGorontalo.com
Pj Bupati Gorontalo Utara, Sila N Botutihe saat hadir di TribunPodcast, Rabu (12/6/2024). 

Alhamdulillah sampai saat ini teratasi, dan saya kemarin sudah dievaluasi yang kedua oleh Kemendagri.

Alhamdulillah pencapaian itu berkat dukungan dari semua lembaga, termasuk Sekda, Kepala OPD, Forkopimda maupun DPRD. 

Hal itu mampu dilakukan dengan terus mengendapkan komunikasi dengan bawahan, koordinasi dengan yang sejawat, dan konsultasi dengan atasan. 

TRIBUN : Ibu komoditi apa-apa saja yang potensial disana? Baik pertanian maupun kelautan. 

SNB: Baik perikanan maupun pertanian kuat. Pertanian seperti jagung, cabe, bawang, tomat itu justru komoditi yang menjadi parameter indikator inflasi. 

TRIBUN : Adakah dari komoditi unggulan yang sudah mulai di ekspor? 

JAWAB: Kalau potensi kelautan di Gorontalo Utara tidak usah diragukan lagi, kita menjadi daerah dengan garis pantai terpanjang dengan ratusan Pulau-pulau. 

Kita punya potensi ekspor Tuna dan cakalang serta jenis-jenis ikan lainnya. 

Jagung itu menteri pertanian sudah melakukan ekspor kemarin dari Gorut ke Filipina. 

TRIBUN : Ibu Gorut terkenal dengan daerah pariwisatanya, kira-kira upaya apa yang dilakukan untuk promosi wisata? 

SNB: Iyah benar, saat ini kita terus berupaya membangun komunikasi dengan sejumlah pihak. 

Harus diakui saat ini anggaran masih sedikit, tapi kemarin kita sudah koordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi untuk melakukan aksi bersih-bersih di pantai. 

Selain itu, ada juga TNI yang akan terus melakukan patroli kelautan, guna memastikan kenyamanan kita. 

TRIBUN : Ibu kemarin Pemkab Gorut terima opini, WTP, apa makna penghargaan itu menurut ibu? 

SNB: Itu WTP yang ketujuh. WTP jangan hanya dimaknai sebagai penghargaan saja, tapi bahwa didalamnya itu ada warning. 

WTP menggambarkan pengelolaan keuangan daerah berjalan baik. Tapi bagi saya, semakin diberi penghargaan, akan menjadi pemicu untuk kita bekerja lagi. 

TRIBUN: Kembali ke ayahandanya ibu, beliau kan pernah jadi walikota, saya ingin tau apa keistimewaan profesi yang didapat oleh anak-anaknya? 

SNB: Sebetulnya previlage yang kami dapat hanyalah bangga, kedua beliau ini orangnya disiplin. 

Ada dua, disiplin dan jujur, kalau satu pincang akan sulit melangkah untuk kedepannya. 

Dari kami lima bersaudara, semua berjuang sendiri. Tapi bahwa kamu dimodali dengan pendidikan. 

Saya cerita sedikit waktu dapat tugas ke Boalemo, itu saya tidak mau, sudah membayangkan saja itu jauh sekali perjalanan ke sana.

Tapi oleh ayah sayang, beliau berpesan agar kesempatan itu harus digunakan sebagai amal. 

Dengan kehadiran kita disana, semoga dapat membantu banyak orang yang membutuhkan, itu pesan beliau. 

Akhirnya dengan modal itu, tidak terasa saya bertugas disana kurang lebih lima tahun. 

Termasuk menjadi Pj Bupati, semoga dapat menambah lagi amal, karena akan bermanfaat bagi banyak orang. 

TRIBUN : Menjelang pilkada ini, posisi ibu sangat strategis bagi para politisi-politisi, bagaimana cara ibu mengambil sikap?. 

SNB: Posisi saya sebagai ASN harus netral, karena saya kepala daerah yang ditunjuk, bukan dipilih. 

Saya bukan anti politik, tapi saya harus lebih bisa memposisikan diri. Apalagi saya sebagai pembina politik daerah. 

Saya netral, kalaupun saya terjun, saya harus terjun ke semua partai politik, tidak membeda-bedakan partai satu dengan yang lainnya. Karena memang posisi saya juga ini diatur oleh UUD ASN. 

TRIBUN : Saat ini apa sudah ada parpol yang mulai bisik-bisik sama ibu, diluar tugas pemerintahan menjelang pilkada kedepan? 

SNB: Ini pertanyaan sudah banyak kali saya terima. Memang posisi saya sangat dekat dengan politik, tapi sikap kita yang tentukan sendiri. 

Pertanyaan itu tidak hanya datang dari para politisi parpol, tetapi juga dari masyarakat. 

Dan saya sampaikan bahwa saya fokus ke tugas saya, karena posisi saya sebagai ASN. 

Jika saya ingin maju, maka harus mundur dari ASN, tapi saat ini saya sampaikan saya akan konsisten dengan tugas yang saya jalani. 

TRIBUN : Selama ibu menjabat, apakah sudah banyak kritikan yang ditujukan ke ibu, ditengah keterbukaan informasi di sosial media? 

SNB: Yang jelas pasti, ada baik masyarakat, LSM dan pemberitaan di media pasti ada, tapi itu saya jadikan sosial kontrol, jadi saya fikir kritik tidak jadi masalah. 

Kalau hal yang dikritisi bisa diselesaikan, maka segera akan kami tindaklanjuti itu. 

TRIBUN : Tidak terasa bincang-bincang kita sudah ada pengunjung, mungkin Tribunner diluar sana ingin meminta motivasi dari ibu, yang saat ini mereka masih berjuang. 

SNB: Jalani kehidupan ini dengan ikhlas dan jujur, sayangi pekerjaanmu, jika kamu menyayangi nya maka dia akan membahagiakan mu. (*) 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved