Tumbilotohe Gorontalo
Tumbilotohe di Boalemo Gorontalo akan Meriah Tahun Ini, Warga: 6 Ribu Lampu Siap 'Menyala Abangku'
Ribuan lampu botol, lampion, dan lampu hias siap menghiasi jalan desa, menghadirkan suasana magis dan penuh sukacita menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ribuan-lampu-botol-di-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Jelang akhir bulan Ramadhan 1445 Hijriah, tradisi Tumbilotohe di Desa Pentadu Barat dan Desa Modelomo, Boalemo kembali semarak.
Ribuan lampu botol, lampion, dan lampu hias siap menghiasi jalan desa, menghadirkan suasana magis dan penuh sukacita menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Tahun ini, tradisi Tumbilotohe di Boalemo akan menampilkan 6 ribu lampu botol yang dipasang di sepanjang jalan antara Desa Pentadu Barat dan Desa Modelomo.
Persiapan telah dilakukan sejak awal Ramadhan, dengan panitia bekerja keras mengumpulkan bahan-bahan dan membangun struktur untuk lampu-lampu.
Baca juga: Limbah Pabrik di Gorontalo Segera Disulap Menjadi Energi Listrik, Bapppeda Siapkan Rencana
"Sejak awal Ramadhan kami sudah mempersiapkan bambu dan mencari botol sebagai bahan utama tradisi," jelas Fandi Neu, salah satu panitia penyelenggara, kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (30/3/2024).
Bambu dirangkai menjadi struktur kembar yang kokoh untuk menampung lampu botol, menciptakan estetika unik dan menarik.
Selain itu, 6 ribu botol telah dikumpulkan dan diisi dengan minyak tanah atau minyak kampung untuk bahan bakar.
Tradisi Tumbilotohe tak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan spot foto menarik bagi para pengunjung.
"Semuanya akan rampung sebelum tanggal 5 April atau satu hari sebelum malam pasang lampu," ujar Fandi, memastikan kesiapan tradisi ini.
Baca juga: Toko Alfin Gorden Gorontalo Raup Omset Rp 100 Juta per Hari Jelang Lebaran Idulfitri
Kembalinya tradisi Tumbilotohe di Boalemo menjadi simbol kebangkitan budaya dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Ribuan lampu yang berkilauan tak hanya memancarkan keindahan, tetapi juga membawa pesan perdamaian dan sukacita bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, Muli seorang warga Boaelmo saat dihubungi via tlpn mengaku tidak sabar menunggu Tumbilotohe di Boalemo.
Baca juga: Kehilangan Helm di Parkiran RS Aloe Saboe Gorontalo Marak Terjadi, Pengunjung Diminta Waspada
Ia berharap agar 6 ribu lampu botol itu bisa jadi ajang untuk foto instagramable.
Sebab menurutnya, 6 ribu lampu bukanlah sedikit, sehingga diharapkan ini akan menambah kemeriahan Tumbilotohe nanti.
"6 ribu lampu siap menyala abangku, bukan kaleng-kaleng," tukasnya. (*)
| Kisah di Balik Tradisi Tumbilotohe Gorontalo: Titin Dama Lanjutkan Bisnis Lampu Botol Warisan Ayah |
|
|---|
| Tradisi Tumbilotohe Jadi Peluang Usaha Warga Gorontalo, Eman Djakaria Aktif Produksi Alikusu |
|
|---|
| Setahun Sekali Jualan, Reni Yanti Jajakan Lampu Botol Jelang Tradisi Tumbilotohe Gorontalo |
|
|---|
| Lampu Botol Tumbilotohe Nonce Abuada Dijual Serba Rp 5 Ribu di Sudut Jalan Kota Gorontalo |
|
|---|
| Panorama Cantik saat Malam Tumbilotohe di SMK Negeri 1 Gorontalo |
|
|---|