Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-746: Jet Tempur MiG-29 Ukraina Ditembak Jatuh di Donetsk

Update perang Rusia hari ke-746, Minggu (10/3/2024): jet tempur MiG-29 Ukraina ditembah jatuh oleh pasukan pertahanan Rusia di wilayah Donetsk.

Penulis: Nina Y | Editor: Nina Yuniar
via military-today.com
Ilustrasi jet tempur Mikoyan MiG-29. Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina hari ke-746 pada Minggu, 10 Maret 2024: Jet tempur Ukraina tersebut ditembak jatuh Rusia di wilayah Donetsk. 

“Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang menjadi korban penembakan berada di bawah pengawasan medis,” kata pihak berwenang.

- Lalu lintas mobil untuk sementara dihentikan di Jembatan Krimea pada hari Sabtu, kata pihak berwenang Rusia melalui Telegram, sebuah langkah yang sering dilakukan karena adanya serangan yang diperkirakan atau benar-benar terjadi.

Untuk diketahui, jembatan tersebut menghubungkan daratan Rusia dengan Krimea, yang dianeksasi Moskow dari Ukraina pada tahun 2014, tetapi Kyiv masih menganggapnya sebagai wilayahnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-741: Kemajuan Pasukan Putin di Dekat Avdiivka Tersendat

- Di sisi lain, Paus Fransiskus mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Ukraina harus memiliki apa yang disebutnya keberanian “bendera putih” dan merundingkan diakhirinya perang dengan Rusia.

Paus Fransiskus menyampaikan komentarnya dalam sebuah wawancara yang direkam bulan lalu dengan stasiun televisi Swiss RSI, jauh sebelum tawaran terbaru dari Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (8/3/2024), untuk menjadi tuan rumah pertemuan puncak antara Ukraina dan Rusia untuk mengakhiri perang.

“Jangan malu untuk bernegosiasi sebelum keadaan menjadi lebih buruk,” kata Paus berusia 87 tahun itu.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-740: Ukraina Luncurkan Serangan Drone Massal di Krimea

- Para pejabat Turki dan AS telah mengadakan pembicaraan komprehensif tentang perang di Ukraina dan Gaza serta berbagai masalah bilateral selama pertemuan di Washington, kata Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan pada Jumat malam.

Fidan mengungkapkan bahwa dia membahas cara-cara untuk mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina dengan para pejabat termasuk Menlu Amerika Serikat Antony Blinken, dan menegaskan kembali bahwa Ankara yakin sudah waktunya untuk membahas jalan menuju akhir perang tetapi Turki tidak melihat kesediaan Ukraina dan Rusia.

“Kami membutuhkan dasar untuk melakukan pembicaraan, agar perang ini dapat dihentikan, dan dialog untuk mencegah krisis yang lebih buruk, dan kami menyerukan hal ini,” kata Fidan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-738: Serangan Drone di Ukraina Tewaskan 3 Orang

- Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron mengatakan ia menentang pengiriman pasukan Barat ke Ukraina, bahkan untuk misi pelatihan, dalam sebuah wawancara dengan harian Jerman Sueddeutsche Zeitung yang diterbitkan pada hari Sabtu.

Cameron mengatakan misi pelatihan paling baik dilakukan di luar negeri.

Menurut Cameron, menempatkan tentara asing di Ukraina akan menjadi sasaran bagi Rusia.

- Menteri Luar Negeri Polandia Radek Sikorski mengatakan kehadiran pasukan NATO di Ukraina “bukanlah sesuatu yang tidak terpikirkan”.

Sikorski juga mengapresiasi Presiden Perancis Emmanuel Macron karena tidak mengesampingkan gagasan tersebut.

Perlu diketahui bahwa bulan lalu Macron mengatakan kemungkinan pengiriman pasukan Barat ke Ukraina tidak dapat dikesampingkan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved