Harga Beras Naik
Petani Gorontalo Keluhkan Sawahnya Gagal Panen Saat Harga Beras Naik
Risno Djafar, Petani Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo mengeluhkan sawahnya gagal panen saat harga beras lagi melonjak naik
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Risno-Djafar-seorang-petani-di-Desa-Hulawa.jpg)
Sebab, menurut pernyataan Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Pangan Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Dharmawaty Bokings, bahwa kenaikan harga beras di Gorontalo disebabkan produksi belum mampu mencukupi kebutuhan beras masyarakat.
"Artinya, petani Gorontalo belum semua melakukan panen," ungkap Dharmawaty saat ditemui, Senin (26/2/2024).
Dharmawaty menjelaskan, bahwa cakupan beras di Gorontalo diperkirakan akan cukup pada bulan Maret hingga pertengahan April 2024.
Saat ini, wilayah yang telah melakukan panen beras baru di Kabupaten Gorontalo dan Pohuwato. Itupun, baru sebagian belum keseluruhan.
"Sebagian wilayah masih berumur seminggu, sehingga belum bisa panen. Karenanya, belum bisa memenuhi kebutuhan dari pada masyarakat Gorontalo," jelasnya. (*)
| Harga Beras di Indonesia Makin Mahal hingga Tembus Rp18 Ribu per Kg, Ada 21 Wilayah Masih Zona Merah |
|
|---|
| Bapanas Resmi Naikkan HET Beras Medium, Harga di Semua Wilayah Indonesia Kini Lebih Mahal |
|
|---|
| Harga Beras Ditahun 2025 Disebut Bakal Naik, Cek Harganya Sekarang! |
|
|---|
| Harga Beras Melonjak Jelang Ramadan, Polsek Kota Selatan Turun Tangan |
|
|---|