Sabtu, 7 Maret 2026

Harga Beras Naik

Petani Gorontalo Keluhkan Sawahnya Gagal Panen Saat Harga Beras Naik

Risno Djafar, Petani Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo mengeluhkan sawahnya gagal panen saat harga beras lagi melonjak naik

Tayang:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Petani Gorontalo Keluhkan Sawahnya Gagal Panen Saat Harga Beras Naik
TRIBUNGORONTALO/HUSNUPUHI
Risno Djafar, seorang petani di Desa Hulawa, Kabupaten Gorontalo mengeluhkan sebagian sawahnya gagal panen di saat beras mahal dan Pekerja gilingan padi 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Risno Djafar, Petani Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo mengeluhkan sawahnya gagal panen saat harga beras lagi melonjak naik

Menurut Risno, seharusnya sawah yang dimilikinya itu telah masuk panen raya. Namun, sebagian mengalami gagal panen disebabkan oleh hama.

"Ini sebenarnya sudah panen raya, cuman ini gagal panen karena ada hama," ucapnya saat ditemui di persawahan miliknya, Kamis (29/2/2024) siang hari.

Ia pun mengakui, gagal panen tersebut dapat mempengaruhi nilai produksi beras di tempatnya berkurang.

Biasanya, di tempat Risno, produksi beras dalam satu petak sawah bisa menghasilkan 20 karung lebih. Namun, karena adanya hama tersebut, ia hanya bisa menghasilkan 3 karung beras.

"Kalau satu petak sawah biasanya bisa menghasilkan 650 sampai 700 kilo gram beras, cuman sekarang hanya 100 kilo gram," jelasnya.

Risno yang juga sebagai pengelola gilingan padi Amelia di Desa Hulawa, mengakui harga beras di tempatnya dijual Rp 17 ribu per kilo gram.

Sementara, untuk harga per karungnya dibanderol dengan harga Rp 850 ribu.

"Untuk sementara harga petani begitu Rp 850 ribu atau Rp 17 ribu per kilo gram, saya tidak tahu kalau harga pedagang," tegasnya.

Pantauan TribunGorontalo.com, di beberapa pasar harian maupun mingguan terpantau harga beras tengah mengalami kenaikan.

Sebagai contoh, di pasar Senin Kelurahan Moodu, Kota Gorontalo, terpantau harga beras mencapai Rp 16 ribu per kilo gram.

Jika dihitung per karung, harga beras tersebut dipatok dengan harga Rp 800 ribu.

Sementara, pantauan harga beras pekan lalu di pasar Sentral Gorontalo memiliki nilai variatif. Dari Rp 750 - 775 ribu.

Hal tersebut menunjukkan harga beras di Gorontalo, tiap hari kian naik harganya.

Dengan adanya gagal panen sawah dari seorang petani tersebut sangat disayangkan. Sebab, saat ini Gorontalo sangat membutuhkan hasil panen dari para petani.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved