Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-713: Rusia Serang Kota Kherson, Empat Orang Tewas
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-713, Selasa (6/2/2024): sedikitnya 4 orang tewas dalam serangan Rusia di Kota Kherson, Ukraina.
Penulis: Nina Y | Editor: Nandaocta
TRIBUNGORONTALO.COM - Perhatikan perkembangan terbaru dalam di perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina berikut ini yang hingga hari ini, Selasa (6/2/2024) masih berlangsung.
Salah satu kabar terbaru perang adalah serangan Rusia di Kota Kherson Ukraina mengakibatkan sejumlah korban jiwa.
Dimulai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin sejak 24 Februari 2022 lalu, invasi di Ukraina ini sudah berjalan selama 713 hari.
Seiring perkembangannya, Rusia diketahui telah mencaplok 4 wilayah di Ukraina sekaligus antara lain Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-712: Puluhan Orang Tewas dalam Serangan di Kota Lysychansk
Konflik bersenjata yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina hingga kini masih berlanjut dan belum tampak tanda-tanda akan berakhir.
Update Perang Rusia Vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut ini merupakan rangkuman peristiwa-peristiwa yang perlu diketahui pada hari ke-713 invasi Rusia di Ukraina:
- Rusia melancarkan serangan terhadap Kota Kherson di Ukraina pada Senin (5/2/2024), menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai satu orang, kata para pejabat.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-710: Zelensky Senang Kedatangan Alat Pertahanan Canggih Baru
- Rusia mengakui bahwa salah satu pejabat senior pendudukannya, Alexei Poteleshchenko, termasuk di antara mereka yang tewas saat sebuah toko roti di Lysychansk yang dikuasai Rusia dibom.
Kremlin sebelumnya menggolongkan korban sebagai warga sipil.
Kantor berita pemerintah Rusia RIA Novosti dan Tass kini melaporkan bahwa Poteleshchenko adalah mantan anggota milisi pro-Rusia yang, pada waktu kematiannya, menjabat sebagai menteri situasi darurat di Republik Rakyat Luhansk yang memproklamirkan diri dan dikuasai Rusia.
- Stasiun penyiaran publik regional Ukraina, Suspilne Donbas dan Kyiv Independent melaporkan bahwa toko roti tersebut didirikan setelah pendudukan Rusia di Lysychansk, dan memasok pasukan proksi Rusia, serta menyediakan tempat pertemuan bagi para pejabat yang didukung Rusia.
Suspilne mengutip pernyataan militer Kota Lysychansk yang dikelola oleh Ukraina di pengasingan: “Kedatangan (serangan rudal) terjadi pada saat penjajah berkumpul di sana.”
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-709: Kapal Perang Rusia Diklaim Tenggelam di Krimea
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengajukan proposal ke parlemen Ukraina untuk memperpanjang darurat militer dan mobilisasi umum selama 90 hari lagi.
- Setelah Zelensky mengatakan dia sedang mempertimbangkan “reset” untuk mengganti beberapa pejabat senior, Wali Kota Kyiv Vitalii Klitschko, mengkritik kemungkinan pemecatan panglima militer, Jenderal Valerii Zaluzhnyi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Serangan-rudal-Rusia-menghantam-kafe-di-sebuah-desa-di-wilayah-Kharkiv-Ukraina_.jpg)