Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-713: Rusia Serang Kota Kherson, Empat Orang Tewas
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-713, Selasa (6/2/2024): sedikitnya 4 orang tewas dalam serangan Rusia di Kota Kherson, Ukraina.
Penulis: Nina Y | Editor: Nandaocta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Serangan-rudal-Rusia-menghantam-kafe-di-sebuah-desa-di-wilayah-Kharkiv-Ukraina_.jpg)
Klitschko mengatakan bahwa hal itu disebabkan oleh kepemimpinannya yang “banyak Rakyat Ukraina benar-benar mempercayai angkatan bersenjata”.
Sebagaimana diketahui, Klitschko dan Zelensky saling bertukar kritik selama perang.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-708: Ukraina Bombardir Markas Militer di Krimea
- Kementerian Pertahanan Belanda sedang menyiapkan enam pesawat tempur F-16 tambahan untuk dikirim ke Ukraina.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Belanda Kajsa Ollongren.
- Anggota Senat Partai Republik yang dekat dengan Donald Trump menjauhkan diri dari rancangan undang-undang bipartisan yang akan mencakup bantuan masa perang untuk Ukraina.
Para perunding dari Partai Demokrat dan Republik di majelis tinggi telah mengumumkan proposal mereka untuk paket penegakan perbatasan dan pendanaan senilai 118 miliar dolar AS untuk Ukraina dan sekutu AS lainnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Mike Johnson memperingatkan bahwa kesepakatan tersebut akan “mati pada waktu tercapainya kesepakatan” di sana.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-707: Ukraina Siap Terima Rudal Buatan Boeing
- Seorang pejabat senior di badan intelijen Ukraina telah dipecat setelah terungkap bahwa jurnalis investigasi telah disadap, menurut sumber kantor berita AFP.
Reporters Without Borders (RSF) telah meminta pihak berwenang untuk menyelidiki beberapa dugaan kasus intimidasi.
- Kandidat presiden Rusia yang anti-perang, Boris Nadezhdin, mengatakan kelompok kerja di komisi pemilihan umum pusat telah membatalkan 15 persen tanda tangan pendukungnya yang mendukung pencalonan dirinya.
Angka tersebut, jika dikonfirmasi, melebihi tingkat kesalahan yang diperbolehkan dan akan memberikan alasan untuk mendiskualifikasi Nadezhdin untuk mencalonkan diri melawan Putin.
Komisi tersebut sebelumnya menggunakan alasan dokumen yang salah untuk mendiskualifikasi kandidat yang mungkin menimbulkan ancaman bagi Putin, betapapun kecilnya ancaman tersebut.
Keputusan akhir akan diambil pada hari Rabu, kata Nadezhdin.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)