Berita Lingkungan
Memaku Baliho Kampanye di Pohon: Baru Nyaleg Sudah Merusak Lingkungan
Aktivis lingkungan pun geram. Lantaran para calon anggota legislatif (caleg) yang belum terpilih sudah merusak lingkungan.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-baliho-di-pohon-pohon.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Aksi memaku baliho kampanye di pohon juga terjadi di Gorontalo.
Aktivis lingkungan pun geram. Lantaran para calon anggota legislatif (caleg) yang belum terpilih sudah merusak lingkungan.
Aktivis lingkungan Gorontalo, Sri Sutarni Arifin ikut memberi kritik tajam terhadap praktik buruk ini.
Menurutnya, pemasangan baliho di pohon tak hanya melanggar aturan KPU, tetapi melanggar prinsip pelestarian lingkungan.
Caleg haru tahu, bahwa memaku baliho kampanye di pohon dapat merusak kulit pohon dan mengganggu fungsi ekologisnya.
Paling parah, memaku baliho kampanye di pohon dapat menyebabkan pembusukan kulit pohon, sehingga menggangu pertumbuhannya.
Baca juga: Novi Mahasiswi Akuntansi yang Tak Akan Menyerah Jadi TNI, Sudah Gagal 4 Kali
"Jika ada caleg yang mempromosikan dirinya dengan tidak akan memasang balihonya di pohon, justru itu jauh lebih menarik. Dan akan lebih menarik masyarakat," jelas Sri melalui sambungan telepon, Jumat (19/1/2024) sore hari.
Isu Lingkungan tak Jadi Prioritas?
Entah kenapa menurut anggota Forum Komunitas Hijau (FKH) ini, bahwa isu lingkungan kurang digaungkan oleh politisi dengan memasukannya ke visi misi.
Paling banyak para caleg maupun calon kepala daerah, membicarakan kesejahteraan masyarakat. Tapi mereka tak tahu, jika kesejahteraan ada hubungannya dengan kelestarian lingkungan.
"Kalau mau mensejahterakan masrakat tapi lingkungannya tidak diperhatikan dan dijaga, maka akan datang bencana, akhirnya masyarakat yang akan terdampak," imbuhnya.
Dosen perencanaan wilayah dan kota di Universitas Negeri Gorontalo itu, mendesak agar Bawaslu bisa menegakkan aturan terkait permasalahan ini.
Baca juga: 3 Hari Lagi Penentuan Nasib Erman Katili Sebagai Anggota Bawaslu Kota Gorontalo
Para Caleg yang terlanjur memasang balihonya di pohon, diminta untuk menggunakan media promosi yang ramah lingkungan dan tidak merugikan alam.
"Harapan saya mudah-mudahan ini bisa ditindaklanjuti oleh Bawaslu," tuntasnya. (*)
| Banjir Pohuwato Tak Bisa Disalahkan ke PETI Saja, Ini Kata WALHI Gorontalo |
|
|---|
| Gercep! Tim Kebersihan Pastikan Sampah Sisa Tahun Baru di Kota Gorontalo Tak Kesiangan |
|
|---|
| TPA Talumelito Gorontalo Masih Andalkan Cara 'Kuno' Kelola Sampah, Anggaran Tak Sampai Rp 1 Miliar |
|
|---|
| Tumpukan Sampah di Danau Limboto Kian Mengkhawatirkan, Warga dan Nelayan Mengeluh Bau Busuk |
|
|---|
| Jadi Rest Area Burung Migran dari Berbagai Negara, Kondisi Danau Limboto Gorontalo Disorot Aktivis |
|
|---|