Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-659: Ibu Kota Ukraina Diserang, Puluhan Orang Terluka di Kyiv
Kondisi terkini perang hari ke-659, Kamis (14/12/2023): serangan Rusia di Ibu Kota Ukraina, Kyiv menyebabkan puluhan orang terluka.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Kamis (14/12/2023) telah berlangsung selama 659 hari.
Kabar terbaru dalam perang adalah serangan Rusia di Ibu Kota Ukraina, Kyiv, menimbulkan puluhan korban luka.
Invasi ini dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Dalam perjalanannya, Rusia telah mencaplok 4 wilayah di Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-658: Pasukan Putin Alami Kemajuan Pesat di Zaporizhzhia
Konflik bersenjata di antara negara bertetangga tersebut, sampai sekarang masih berlanjut dan belum terdapat sinyal-sinyal untuk diakhiri.
Kabar Terbaru Perang Rusia Vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet peristiwa yang perlu diketahui pada hari ke-659 invasi Rusia di Ukraina:
- Rusia melancarkan serangan rudal besar-besaran ke Kyiv pada Rabu (13/12/2023) dini hari.
Serangan ini diyakini bertujuan untuk menunjukkan kekuatan mereka, beberapa menit setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk melakukan pembicaraan di Washington.
Pertahanan udara Ukraina menembak jatuh 10 rudal Rusia yang menargetkan Ibu Kota tetapi sedikitnya 53 orang terluka akibat jatuhnya puing-puing.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-657: Zelensky Sebut Mimpi Putin Terwujud Jika AS Setop Bantu
- Menjelang pertemuan puncak hari Kamis, Zelensky mengatakan bahwa Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban tidak punya alasan untuk memblokir keanggotaan Ukraina di Uni Eropa.
“Saya sangat berterus terang. Dia tidak punya alasan untuk memblokir keanggotaan Ukraina di UE. Saya memintanya untuk memberi tahu saya satu alasannya. Saya (masih]) menunggu jawabannya,” kata Zelensky tentang pertemuan singkatnya dengan Orban di Argentina pada hari Minggu.
- Kepala Staf Kepresidenan Ukraina Andriy Yermak juga mendesak negara-negara UE untuk menyadari bahwa Ukraina memiliki “banyak hal yang bisa ditawarkan” kepada blok tersebut.
“Dari segi nilai dan ideologi, Ukraina adalah bagian Eropa yang tidak dapat disangkal, itulah sebabnya Rusia menyerang kami. Tanpa Ukraina, teka-teki ‘Eropa’ tidak dapat bersatu,” ujar Yermak.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-656: Bakal Temui Biden, Zelensky Tak Mau Bantuan AS Disetop?
- Para pemimpin Uni Eropa sedang menuju ke pertemuan puncak yang berisiko tinggi untuk Ukraina, dan Orban mengancam akan memblokir dimulainya perundingan keanggotaan UE dan bantuan keuangan sebesar 50 miliar euro untuk Kyiv.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lviv-6-Juli-2023.jpg)