Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-659: Ibu Kota Ukraina Diserang, Puluhan Orang Terluka di Kyiv
Kondisi terkini perang hari ke-659, Kamis (14/12/2023): serangan Rusia di Ibu Kota Ukraina, Kyiv menyebabkan puluhan orang terluka.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lviv-6-Juli-2023.jpg)
Jika para pemimpin UE memberikan lampu hijau, Kyiv akan dapat mengklaim kemenangan geopolitik seperti halnya pemerintahan Biden yang sedang berjuang untuk mendapatkan paket bantuan Ukraina melalui kongres AS.
- Sesampainya di pertemuan puncak di Brussels, Belgia, Perdana Menteri baru Polandia Donald Tusk mengatakan bahwa “sikap apatis terhadap Ukraina” adalah “tidak dapat diterima”.
Pemerintahan Polandia sebelumnya terlibat dalam perselisihan dengan Ukraina mengenai ekspor gandum, namun menteri luar negeri baru Radoslaw Sikorski juga menekankan bahwa mendukung Ukraina akan menjadi “prioritas” bagi pemerintahan baru.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-654: Perundingan Damai 2024 Kyiv Disebut Tak Realistis
- Lima negara Nordik mengatakan kepada Zelensky dalam pembicaraan yang sebelumnya tidak diumumkan sebelumnya di Oslo bahwa mereka akan mendukung negaranya “selama diperlukan” dalam perjuangannya mengusir pasukan Rusia.
Bersama-sama, Norwegia, Swedia, Denmark, Finlandia, dan Islandia telah memberikan bantuan ke Ukraina senilai 11 miliar euro sejak Rusia menginvasi pada Februari 2022 dan siap untuk terus memberikan dukungan militer, ekonomi, dan kemanusiaan yang luas, kata kelima negara tersebut dalam pernyataan bersama.
- Pemerintah Denmark akan mengajukan paket dukungan baru untuk Ukraina senilai 1 miliar euro ke parlemen pada hari Kamis, kata Perdana Menteri Mette Frederiksen pada konferensi pers di Oslo dengan para pemimpin Nordik dan Zelenskiy di Oslo.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-653: Pembangkit Listrik Diserang, Warga Ukraina Diminta Hemat
- Operator telepon seluler ternama di Ukraina, Kyivstar, mulai memulihkan layanan suara ke beberapa kliennya sehari setelah jaringannya terguncang akibat serangan siber besar-besaran, kata CEO Kyivstar Oleksandr Komarov, diikuti data dan layanan lainnya.
Perusahaan yang menyediakan layanan kepada lebih dari separuh penduduk Ukraina tersebut diketahui mengalami kerusakan “besar” selama serangan pada Selasa (12/12/2023), kata Komarov kepada Reuters.
Komarov menyebutnya sebagai “serangan siber terbesar terhadap infrastruktur telekomunikasi di dunia”.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-652: Partai Republik AS Tolak RUU yang Bantu Keuangan Ukraina
- Sebuah kelompok peretas yang diyakini oleh Ukraina berafiliasi dengan intelijen militer Rusia mengaku bertanggung jawab atas serangan dunia maya tersebut.
Sekelompok aktivis peretas, atau “hacktivists”, yang disebut Solntsepyok mengatakan dalam sebuah unggahan di Telegram bahwa mereka melakukan serangan cyber, dan menerbitkan tangkapan layar yang menunjukkan bahwa para peretas telah mengakses server Kyivstar.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-651: Terancam Tak Dibantu AS Lagi, Zelensky Batalkan Pidato
- Putin diperkirakan akan mengadakan konferensi pers tahunan akhir tahun ini pada 14 Desember.
Acara tersebut akan mencakup panggilan telepon yang dikenal sebagai “sambungan langsung”, di mana masyarakat Rusia dapat meminta nasihat Putin.
“Pada 14 Desember, Vladimir Putin akan merangkum hasil tahun ini. Ini akan menjadi format gabungan antara sambungan langsung dan konferensi pers terakhir presiden,” ungkap Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, Kamis.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)