Polisi Pukul Warga di Pohuwato
Warga Desa Hulawa Gorontalo Dikeroyok Polisi hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Talib Bakari (58), warga Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo babak belur dikeroyok oknum polisi.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Talib-kiri-saat-dirawat-di-rumah-sakit-usai-dikeroyok-polisi.jpg)
Karena tak sadarkan diri, Talib segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumi Pani.
Penganiayaan itu telah dilaporkan Arifin Bakari (28), anak sulung Talib Bakari ke Polres Pohuwato.
"Ayah saya itu sudah tua, tapi mereka tidak melihat itu, mereka tetap memukul muka ayah saya sampai membuat hidungnya berdarah dan gusinya bengkak sebelah kanan," kata Arifin, Kamis (16/11/2023).
Arifin mengaku tak terima ayahnya diperlakukan semena-mena.
"Ayah saya sempat menyediakan tempat duduk untuk mereka, dan bertanya soal kronologi pemukulan itu, tetapi kok ayah saya malah menerima pukulan itu," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Marisa Boby Noptriusanda saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, mengatakan kasus melibatkan warga dan oknum polisi hanya kesalahpahaman.
Kata Boby, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pemukulan tersebut.
"Hanya kesalahpahaman saja. Saat ini saya bersama aparat desa Hulawa dan keluarga akan mencoba melakukan mediasi terkait masalah itu," tuturnya.
(TribunGorontalo.com/Rahman)