Demo Penambang Pohuwato
Soal Konflik Tambang Emas Pohuwato, Sosiolog Gorontalo Sebut Penambang Butuh Jaminan
Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Funco Tanipu, menilai bahwa konflik di Pohuwato merupakan konflik horizontal yang perlu segera diselesaik
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-26_Sudut-kantor-Bupati-Pohuwato.jpg)
Kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada 21 September 2023 lalu dipicu oleh ketidakpuasan masyarakat terhadap pengelolaan wilayah pertambangan di daerah tersebut.
Pagi hari, ribuan massa penambang lokal menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor perusahaan tambang emas PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PT PETS).
Massa menuntut agar PT PETS segera menghentikan aktivitas pertambangannya karena dinilai merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.
Massa kemudian bergerak menuju kantor Bupati Pohuwato. Mereka melempari kantor bupati dengan batu dan kayu, serta merusak fasilitas di dalamnya.
Aparat kepolisian berusaha membubarkan massa, tetapi tidak berhasil. Massa kemudian membakar kantor Bupati Pohuwato.
Kerusuhan juga terjadi di kantor DPRD Pohuwato dan rumah dinas Bupati Pohuwato.
Pada malam hari, kerusuhan berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian.
Akibat kerusuhan tersebut, kantor Bupati Pohuwato terbakar.
Lalu kantor DPRD Pohuwato, dan rumah dinas Bupati Pohuwato mengalami kerusakan berat. Sejumlah orang juga mengalami luka-luka.(*)