Kamis, 19 Maret 2026

Kota Gorontalo

Pelaku Penganiayaan di Taman Kota Gorontalo Ajak Duel si Korban

Kepolisian Gorontalo mengungkapkan motif dari seorang anak SMP di Gorontalo yang dianiaya oleh bocah 16 tahun dan telah putus sekolah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pelaku Penganiayaan di Taman Kota Gorontalo Ajak Duel si Korban
TribunGorontalo.com/HusnulPuhi
Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana mengatakan, bahwa motif dari penganiayaan ini karena adanya penerimaan tantangan. 

RU seperti video yang baru-baru ini viral, mengalami penganiayaan hebat. Ia dipukul, ditendang, hingga diinjak-injak kepalanya oleh pelaku. 

Baca juga: Terungkap! Penganiayaan Siswa SMP 7 Kota Gorontalo Berawal dari Tantangan Duel Satu Lawan Satu

Setelah dilaporkan ke polisi, pelaku langsung diringkus beberapa jam. 

Terungkap, pelaku adalah remaja berinisial SS. Ia masih berusia 16 tahun. Mestinya, di usia ini ia  duduk di bangku sekolah menengah (SMA). 

Tetapi, menurut polisi, SS ini sudah lama putus sekolah. Ia merupakan warga Kelurahan Limba U I, Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Menurut Zulkifli, kaka ipar RU, bahwa meski kejadian itu berlangsung sejak Jumat 15 September, namun keluarga baru tahu dari laporan kawan-kawan korban. 

Baca juga: Terungkap! Penganiayaan Siswa SMP 7 Kota Gorontalo Berawal dari Tantangan Duel Satu Lawan Satu

RU kata Zulkifli, tidak melaporkan kejadian nahas itu kepada pihak keluarga. Hanya saja, ia mengaluhkan sakit kepala saat rambutnya digunting. 

"Mungkin karena dia kan diinjak-injak kepalanya sesuai di video itu," kata Zulkifli saat ditemui TribunGorontalo.com di kediamannya. 

Penganiayaan baru ketahuan pada Rabu (19/9/2023) dan RU langsung dibawa ke Polresta Gorontalo Kota sebagai saksi. 

Tidak berlangsung lama, polisi berhasil meringkus SS yang masih remaja dengan usia 16 tahun tersebut. 

Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Ade Permana mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait video penganiayaan tersebut.

 

(Disclaimer: Judul sebelumnya mengenai korban ajak pelaku berduel terjadi kesalahan data oleh narasumber)

 

 

(TribunGorontalo.com/Husnul)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved