Terungkap! Penganiayaan Siswa SMP 7 Kota Gorontalo Berawal dari Tantangan Duel Satu Lawan Satu
"Jadi, si korban ini awalnya menantang pelaku untuk melakukan duel satu lawan satu," ungkap Ade Permana, Rabu (20/9/2023).
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-20_Kapolresta-Gorontalo-Kota-Kombes-Pol-Ade-Permana.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana mengungkap motif penganiayaan SMP 7 Kota Gorontalo.
Dari penyelidikan polisi, penganiayaan berawal dari tantangan duel satu lawan satu.
"Jadi, si korban ini awalnya menantang pelaku untuk melakukan duel satu lawan satu," ungkap Ade Permana, Rabu (20/9/2023).
Artinya kata Ade, kedua remaja ini memang sudah janjian untuk duel di Taman Kota Gorontalo.
Karena itu, saat menerima tantangan dari korban, pelaku mengajak teman-temannya untuk memvideokan aksi perkelahiannya.
Video ini akan dijadikan bukti jika dirinya mengalahkan korban. Tetapi, video ini tersebar ke facebook hingga menimbulkan reaksi netizen.
Atas insiden ini, pihak keluarga korban telah membuat laporan ke pihak kepolisian dan polisi sementara mendalami kasus ini.
"Sudah ada laporan yang masuk di hari kemarin dan korban pun sudah kita periksa," jelas Ade.
Adapun kondisi korban saat ini, kata Ade, sudah membaik dan beberapa bengkak pada tubuh korban sudah mulai mengempis.
"Penjelasan motif ini baru dari pihak korban, untuk penjelasan dari pelaku belum kami dapatkan. Karena pelaku saat ini sedang berobat di luar kota," pungkasnya.(*)