Sabtu, 14 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-527: Polandia Tuduh Tentara Bayaran Wagner Kacaukan Wilayah NATO

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-527, Jumat (4/8/2023): Perdana Menteri Polandia menyebut tentara bayaran Wagner mengacaukan wilayah timur NATO.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-527: Polandia Tuduh Tentara Bayaran Wagner Kacaukan Wilayah NATO
AFP/Olga MALTSEVA
Foto: Pengunjung mengenakan kamuflase militer berdiri di pintu masuk 'Pusat PMC Wagner' di Saint Petersburg, pada 4 November 2022. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-527 pada Jumat, 4 Agustus 2023: pasukan tentara bayaran Wagner Rusia dipindahkan untuk mengacaukan wilayah timur negara anggota NATO. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner diklaim diterjukan untuk mengacaukan sisi timur wilayah NATO.

Sebagaimana diketahui, pasukan Wagner yang sebelum ikut menginvasi Ukraina kini telah ditarik mundur dan dipindahkan Rusia.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Jumat (4/8/2023) atau hari ke-527 perang Ukraina, pejuang Wagner Rusia dipindahkan ke dekat sisi timur NATO untuk mengacaukan aliansi militer, menurut Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki.

Tentara Wagner telah memulai pelatihan dengan tentara nasional Belarus, mendorong Polandia untuk mulai memindahkan lebih dari 1.000 tentara lebih dekat ke perbatasan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-526: Zelensky Tuding Putin Picu Bencana Global, Kok Bisa?

Pada Selasa (1/8/2023), ia menuduh Belarusia melanggar ruang udaranya dengan helikopter militer.

“Kita perlu waspada bahwa jumlah provokasi akan meningkat,” kata Morawiecki pada Kamis (3/8/2023) setelah bertemu dengan Presiden Lituania Gitanas Nauseda di Polandia timur.

"Kelompok Wagner sangat berbahaya dan mereka dipindahkan ke sayap timur untuk membuatnya tidak stabil." lanjutnya.

Para politisi bertemu di Suwalki Gap, wilayah Polandia yang berpenduduk jarang tetapi penting secara strategis antara Belarusia dan eksklave Kaliningrad Rusia yang menghubungkan negara-negara Baltik dengan anggota NATO lainnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-525: Angka Kelahiran Ukraina Turun Drastis semenjak Invasi

Nauseda menyebutkan jumlah pejuang Wagner di Belarus dapat berkisar lebih dari 4.000.

“Kita tidak hanya harus berbicara tentang langkah-langkah di tingkat nasional tetapi juga, apa yang harus dilakukan jika situasi ini menjadi lebih rumit, termasuk penutupan perbatasan dengan Belarusia,” ujar Nauseda.

“Ini harus dilakukan secara terkoordinasi antara Polandia, Lituania, dan Latvia.” tambahnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-524: Arab Saudi Disebut Bakal Jadi Tuan Rumah Perdamaian

Sementara itu, Ketua Komite Keamanan dan Pertahanan Nasional Seimas, Laurynas Kasciunas mengatakan bahwa tentara bayaran Wagner di Belarus dengan kekuatan tempur mereka saat ini tidak menimbulkan ancaman militer konvensional.

Apakah mereka menimbulkan ancaman besar di masa depan, sebut Kasciunas, “akan tergantung pada skenario lebih lanjut, bagaimana mereka dipersenjatai dan perintah mereka”.

Di Polandia, beberapa kritikus pemerintah percaya bahwa itu melebih-lebihkan ancaman untuk menampilkan dirinya sebagai keamanan yang tangguh sebelum pemilihan parlemen akhir tahun ini.

Pemimpin oposisi Polandia Donald Tusk menuduh partai yang berkuasa menggunakan Wagner untuk memicu ketakutan sebelum pemilihan, sesuatu yang dibantah oleh partai tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-523: Putin Sebut Inisiatif Afrika Bisa Jadi Dasar Perdamaian

Sebelumnya, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan awal pekan ini, bahwa AS memandang Grup Wagner, yang pasukannya telah berperang di Ukraina dan juga beroperasi di Afrika, sebagai ancaman.

“Kami telah melihat upaya jahat mereka di benua Afrika. Jadi kami tentu khawatir bahwa kelompok ini, atas perintah pemerintah Rusia, karena mereka tidak bekerja secara independen dari pemerintah Rusia, merupakan ancaman bagi kita semua,” kata Thomas-Greenfield kepada wartawan, Senin.

“Dan kami harus memastikan bahwa pesannya jelas bahwa setiap serangan oleh Grup Wagner akan dilihat sebagai serangan oleh pemerintah Rusia.” sambungnya.

Adapun, Belarus mengizinkan Putin untuk menggunakan wilayahnya sebagai landasan peluncuran untuk invasi Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu, namun tidak melibatkan pasukannya sendiri untuk berperang.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved