Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-524: Arab Saudi Disebut Bakal Jadi Tuan Rumah Perdamaian

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-524, Selasa (1/8/2023): Arab Saudi disebut bakal menjadi tuan rumah pembicaraan perdamaian.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Ukraine Presidential Press Service via YouTube BBC News
Kondisi gedung apartemen di Kota Lviv, Ukraina wilayah barat yang dihantam rudal pada Kamis, 6 Juli 2023. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-524 pada Selasa, 1 Agustus 2023: Arab Saudi disebut sedang bersiap sebagai tuan rumah pembicaraan perdamaian. 

TRIBUNGORONTALO.COMArab Saudi dikabarkan akan menjadi tuan rumah untuk negosiasi perdamaian dalam perang antara Rusia dengan Ukraina yang hingga kini masih bergulir.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Selasa (1/8/2023) atau hari ke-524 invasi Rusia, Arab Saudi tengah mempersiapkan untuk menjadi tuan rumah pertemuan puncak guna membahas rencana perdamaian Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Kepala Staf Kepresidenan Ukraina Andriy Yermak mengatakan pada Minggu (30/7/2023), bahwa pejabat dari beberapa negara akan ambil bagian dalam KTT Arab Saudi tetapi tidak mengatakan kapan atau di kota mana pertemuan itu akan diadakan.

The Wall Street Journal, yang pertama kali melaporkan KTT itu mengutip “diplomat yang terlibat dalam diskusi”, mengatakan pembicaraan itu akan berlangsung pada 5 dan 6 Agustus, di Kota Jeddah, dengan dihadiri sekitar 30 negara.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-523: Putin Sebut Inisiatif Afrika Bisa Jadi Dasar Perdamaian

The Journal mengatakan pejabat Ukraina dan Barat berharap upaya itu dapat berujung pada pertemuan puncak perdamaian akhir tahun ini di mana para pemimpin global akan menandatangani prinsip bersama untuk menyelesaikan perang.

Melalui Telegram, Yermak mengungkapkan diskusi akan dilakukan pada Formula Perdamaian Ukraina, yang “berisi 10 poin mendasar, implementasi yang tidak hanya akan memastikan perdamaian untuk Ukraina, namun juga menciptakan mekanisme untuk melawan konflik di dunia di masa depan”.

Sebelumnya, Ukraina telah menggambarkan formula perdamaian 10 poin termasuk pemulihan integritas teritorial Ukraina, penarikan pasukan Rusia, pembebasan semua tahanan, pengadilan bagi mereka yang bertanggung jawab atas agresi dan jaminan keamanan untuk Ukraina.

“Kami sangat yakin bahwa rencana perdamaian Ukraina harus dijadikan dasar, karena perang sedang terjadi di tanah kami,” kata Yermak.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-521: Kota di Rusia Diserang Rudal, 20 Orang Terluka

Pernyataannya menggambarkan 10 poin sebagai “dibahas secara individu dan kelompok dengan perwakilan lebih dari 50 negara hampir setiap minggu”.

Yermak menambahkan bahwa pertemuan di Arab Saudi merupakan lanjutan dari pertemuan para pejabat senior di ibu kota Denmark, Kopenhagen, pada akhir Juni.

Adapun negara-negara yang hadir pada pertemuan awal antara lain Brazil, India, Turki dan Afrika Selatan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-520: Pasukan Zelensky Berhasil Rebut Desa Staromaiorske

Untuk KTT Jeddah, 30 undangan termasuk Chile, Mesir, Uni Eropa, Indonesia, Meksiko, Polandia, Inggris, Amerika Serikat dan Zambia, menurut Journal.

Rusia belum diundang, menurut kantor berita Associated Press.

Mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, AP melaporkan bahwa seorang pejabat tinggi dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga diharapkan menghadiri acara tersebut.

Meski demikian, belum ada komentar segera dari Arab Saudi.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-519: NATO Perketat Pengawasan di Laut Hitam, Ada Apa?

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved