Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-479: Dikunjungi Para Pemimpin Afrika, Zelensky Minta Hal Ini

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-479, Sabtu (17/6/2023): simak apa yang diminta Presiden Zelensky saat dikunjungi para pemimpin negara Afrika.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Layanan Pers Kepresidenan Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berkunjung ke kota selatan Mykolaiv pada 18 Juni 2022. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-479 pada Sabtu, 17 Juni 2023: Zelensky telah dikunjungi para pemimpin negara Afrika. 

Suasana konferensi pers menjadi tegang ketika Presiden Komoro Azali Assoumani melontarkan gagasan "peta jalan" menuju perdamaian, memicu pertanyaan dari Zelensky yang mencari klarifikasi dan bersikeras bahwa dia tidak menginginkan "kejutan apa pun" dari kunjungan mereka dengan Putin.

Zelensky kemudian mendesak mereka untuk membantu membebaskan tahanan politik dari Krimea, yang dicaplok Rusia secara ilegal pada 2014.

"Maukah Anda meminta Rusia untuk membebaskan para tahanan politik?" kata Zelensky.

“Mungkin ini akan menjadi hasil penting dari misi Anda, dari 'peta jalan' Anda.” lanjutnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-471: Penembakan Gegerkan Evakuasi Korban Bendungan Kakhovka

Sebelumnya, ledakan mengguncang Ibu Kota Ukraina, Kyiv saat sirene serangan udara meraung saat kunjungan dimulai.

"Putin 'membangun kepercayaan' dengan meluncurkan serangan rudal terbesar ke Kyiv dalam beberapa minggu, tepatnya di tengah kunjungan para pemimpin Afrika ke ibu kota kami," tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter sesudahnya.

“Rudal Rusia adalah pesan ke Afrika: Rusia menginginkan lebih banyak perang, bukan perdamaian.” imbuhnya.

Sebelum pertemuan mereka dengan Zelensky, para pemimpin Afrika itu mengunjungi Bucha, wilayah pinggiran Kyiv di mana mayat warga sipil berserakan di jalan-jalan tahun lalu setelah pasukan Rusia menghentikan kampanye untuk merebut Ibu Kota Ukraina dan mundur dari daerah tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-470: Pasukan Zelensky Tingkatkan Operasi Militer

Rencana Perdamaian

Sementara itu, misi perdamaian bisa mengusulkan serangkaian "langkah-langkah membangun kepercayaan" selama upaya awal mediasi, menurut draf dokumen kerangka kerja yang dilihat oleh kantor berita Reuters.

Dokumen tersebut menyatakan bahwa tujuan dari misi tersebut adalah “untuk mempromosikan pentingnya perdamaian dan mendorong para pihak untuk menyetujui proses negosiasi yang dipimpin diplomasi”.

Langkah-langkahnya dapat mencakup penarikan Rusia, penghapusan senjata nuklir taktis dari Belarusia, dan penangguhan penerapan surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional yang menargetkan Putin.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-469: Hancurnya Bendungan Kakhovka Tak Ganggu Rencana Zelensky

Gencatan senjata dapat menyusul dan perlu disertai dengan negosiasi antara Rusia dan Barat, bunyi dokumen itu.

Kyiv mengatakan rencananya sendiri, yang membayangkan penarikan pasukan Rusia dari tanah Ukraina, harus menjadi dasar penyelesaian perang.

Di sisi lain, kebuntuan diplomatik berlanjut antara pejabat Afrika Selatan dan otoritas Polandia di Warsawa.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-468: Zelensky Memuji Kemajuan Pasukan Militernya di Bakhmut

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved