Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-467: Kelompok Militan Anti-Putin Kembali Serang Belgorod

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-467, Senin (5/6/2023): kelompok pemberontak anti-Putin kembali melancarkan serangan di wilayah Belgorod, Rusia.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/Mikhail Klimentyev
Presiden Rusia Vladimir Putin (jaket hitam). Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-467 pada Senin, 5 Juni 2023: kelompok pemberontak anti-Putin kembali melakukan serangan di wilayah Belgorod, Rusia dan mengupayakan pengambilan tawanan perang. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Zona pertempuran dalam perang yang dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin saat ini tidak hanya bergejolak di Ukraina.

Terbaru dikabarkan bahwa wilayah Rusia juga menjadi zona pertempuran di mana zokelompok militan pro-Ukraina menyerang wilayah negara Putin di bagian selatan.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Senin (5/6/2023) atau hari ke-467 perang, pertempuran sedang berlangsung di Rusia selatan setelah kelompok bersenjata melancarkan lebih banyak serangan lintas perbatasan dari Ukraina.

Menanggapi hal tersebut, Rusia lantas mengatakan bahwa pihaknya menargetkan "teroris" dengan tembakan artileri.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-465: Kelompok Pemberontak Rusia Masih Serang Belgorod

Gubernur wilayah Belgorod di Rusia yang terkepung, Vyacheslav Gladkov, mengatakan pada Minggu (4/6/2023), bahwa bentrokan kembali meletus di sisi perbatasannya.

Sang gubernur Belgorod juga mengakui untuk pertama kalinya bahwa pasukan pro-Ukraina telah mengambil tawanan perang Rusia selama penyerangan.

Dia mengaku siap untuk pembicaraan untuk mengambil "orang-orang kita" dan mengatakan kepada kelompok bersenjata bahwa dia akan menemui mereka untuk pertukaran.

“Sebuah kelompok sabotase masuk. Ada pertempuran di Novaya Tavolzhanka (desa perbatasan),” kata Gladkov.

"Saya harap mereka semua akan dihancurkan." lanjutnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-464: Kepulauan Faroe Batasi Akses Rusia di Atlantik Utara

Kelompok anti pemerintahan Rusia yakni Korps Sukarelawan Rusia pro-Ukraina dan Legiun Kebebasan Rusia meminta gubernur Belgorod untuk bertemu dan mengambil tentara tawanan.

“Satu-satunya hal yang menghentikan saya untuk bernegosiasi dengan mereka adalah orang-orang kita yang ada di tangan mereka, mungkin mereka sudah mati,” ungkap Gladkov.

Ukraina secara intensif menembaki pemukiman Rusia di perbatasan baru-baru ini, memaksa ribuan orang melarikan diri ke pusat regional Belgorod.

Militer Rusia kemudian mengklaim telah memukul mundur "kelompok sabotase teroris Ukraina" yang berusaha melintasi perbatasan dekat pemukiman.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-463: PBB Minta Kyiv-Moskow Berunding demi Ekspor Biji-bijian

“Musuh terkena artileri. Musuh terpencar dan mundur,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Gladkov sebelumnya meminta warga distrik perbatasan Shebekino untuk meninggalkan rumah mereka karena penembakan tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved