Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-464: Kepulauan Faroe Batasi Akses Rusia di Atlantik Utara
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-464, Jumat (2/6/2023): Kepulauan Faroe batasi akses kapal penangkap ikan Rusia di pelabuhan Atlantik Utara.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Rusia kembali dikenakan pembatasan imbas invasinya terhadap Ukraina yang hingga kini masih berlangsung sejak dimulai pada 24 Februari 2022.
Pembatasan terbaru untuk Rusia kali ini datang dari Kepulauan Faroe, sekelompok pulau yang terletak di wilayah Samudra Atlantik Utara dan di bawah pemerintahan Denmark.
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Moscow Times pada Jumat (2/6/2023) atau hari ke-464 perang, Kepulauan Faroe mengatakan bahwa akses Rusia ke pelabuhan Atlantik Utara akan dibatasi terhadap kapal yang didedikasikan khusus untuk menangkap ikan.
Pernyataan dari Kepulauan Faroe yang otonom pada Kamis (1/6/2023) itu merupakan tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-463: PBB Minta Kyiv-Moskow Berunding demi Ekspor Biji-bijian
"Hanya kapal penangkap ikan yang secara eksklusif melakukan perikanan di bawah perjanjian bilateral antara Kepulauan Faroe dan Rusia yang diizinkan memasuki pelabuhan Faroe," kata pemerintah.
"Aktivitas kapal penangkap ikan Rusia di pelabuhan akan dibatasi untuk pergantian awak, pengisian bahan bakar, penyediaan, pendaratan, dan transshipment." lanjutnya.
Layanan pemeliharaan akan dilarang dan pembelian barang dibatasi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-462: Afrika Selatan Diminta Bantu Tangkap Vladimir Putin
Pemerintah Faroe berusaha mengurangi aktivitas Rusia di pelabuhannya karena risiko spionase dan menyusul kritik atas pembaruan perjanjian perikanan bilateral pada akhir November.
Perjanjian tersebut, yang diperbarui setiap tahun sejak 1977, menjabarkan kuota pada beberapa spesies, termasuk ikan cod, haddock, whiting, serta herring, di Laut Barents untuk nelayan Faroe dan lepas Kepulauan Faroe untuk Rusia.
Menurut Kementerian Perikanan, ikan yang ditangkap di bawah kesepakatan menyumbang lima persen dari produk domestik bruto.
Menjadi rumah bagi sekitar 54.000 penduduk dan terletak di antara Skotlandia dan Islandia, Kepulauan Faroe sebagian besar otonom dari Denmark sejak 1948.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-461: Zelensky Banggakan Peran Sistem Anti-Rudal Patriot AS
Mereka sangat bergantung pada penangkapan ikan dan memiliki kebijakan komersial otonom.
Rusia diketahui telah menjadi mitra komersial utama Faroes sejak mereka dan negara tetangga Islandia berselisih dengan Uni Eropa, termasuk Denmark, antara 2010 dan 2014 karena kuota makarel dan herring.
Embargo Uni Eropa terhadap ikan Faroe merugikan ekonomi wilayah tersebut, yang kemudian beralih ke pasar lain.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-460: Zelensky Ajukan RUU yang Berisi Sanksi untuk Iran
Rusia Halangi Kesepkatan Ekspor Biji-bijian Ukraina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fregat.jpg)