Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-458: Kanada Donasikan Stok Rudal Antipesawat untuk Ukraina
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-458, Sabtu (27/5/2023): Kanada akan kirimkan rudal antipesawat AIM-9 dari stoknya ke Ukraina secara gratis.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/AIM-9-Sidewinder.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Kanada akan mendonasikan rudal antipesawatnya, AIM-9 ke Ukraina untuk menghadapi invasi pasukan militer Rusia.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Ukrinform pada Sabtu (27/5/2023) atau hari ke-458 perang Rusia, Kanada akan menyerahkan 43 buah rudal AIM-9 ke Ukraina secara gratis dari stok tentaranya.
Hal tersebut diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Kanada setelah pertemuan rutin Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina dalam forum Ramstein.
Kemenhan Kanada menambahkan bahwa ini akan membantu Ukraina mengamankan langitnya dengan latar belakang serangan Rusia yang masih berlangsung sejak dimulai pada 24 Februari 2022 lalu.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-457: AS Sebut Yakin Rusia Tak Bisa Menangkan Perang
Selain itu, Kanada akan memperluas pelatihan tenaga medis militer Ukraina di Polandia sebagai bagian dari Operasi UNIFIER.
Sejumlah 5 lagi instruktur medis Angkatan Bersenjata Kanada akan diperbantukan ke Polandia, di mana mereka akan bergabung dengan 7 prajurit Kanada yang sudah ditempatkan di sana, yang sedang menjalankan program pelatihan untuk berbagi keterampilan mereka dengan militer Ukraina.
Perluasan misi pelatihan medis diharapkan menggandakan jumlah calon lulusan Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-456: AS dan Inggris Dituding Ganggu Negosiasi Perdamaian
Perlu diingat bahwa sebagai bagian dari Operasi UNIFIER, prajurit Kanada telah melatih tentara Ukraina dalam keterampilan tempur modern sejak 2015.
Setelah invasi besar-besaran Rusia, instruktur Kanada meninggalkan Ukraina, dalam beberapa bulan melanjutkan pelatihan untuk rekrutan Ukraina di Inggris dan Polandia.
Secara total, lebih dari 36.000 pembela Ukraina telah menyelesaikan kursus tersebut.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-455: Dinilai Langgar Perbatasan, Jet Pembom AS Diusir Rusia
Rencana Besar Rusia
Sementara itu di medan pertempuran, Ukraina menyebut Rusia sedang mempersiapkan serangan besar di area pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera, Kemenhan Ukraina telah memperingatkan bahwa Rusia berencana untuk mensimulasikan insiden besar di PLTN Zaporizhzhia dalam upaya untuk menggagalkan serangan balasan dari Ukraina.
Untuk diketahui bahwa PLTN Zaporizhzhia yang berlokasi di Ukraina bagian selatan itu merupakan PLTN terbesar di Eropa, yang kini berada di bawah kendali pasukan Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-454: Alasan Presiden Afrika Ingin Damaikan Kyiv-Moskow
PLTN Zaporizhzhia telah berulang kali dilanda penembakan dengan kedua belah pihak saling menyalahkan atas serangan berbahaya tersebut.