Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-435: Ukraina Bantah Serang Istana Kremlin untuk Bunuh Putin
Kondisi terkini perang, Kamis (4/5/2023): Ukraina membantah mencoba membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam serangan drone ke Istana Kremlin.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Kamis (4/5/2023) telah berlangsung selama 435 hari.
Kabar terbaru dalam perang adalah Moskow menuduh Ukraina mencoba membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam serangan drone atau pesawat tak berawak di Istana Kremlin.
Adapun invasi ini dimulai Putin sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Seiring perjalanannya, Rusia mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-434: Kyiv Bentuk 8 Brigade Badai Baru untuk Serang Balik
Konflik di antara negara bertetangga itu, sampai saat ini terus berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-435 perang Rusia vs Ukraina:
- Rusia menuduh Ukraina mencoba melakukan serangan pesawat tak berawak di Kremlin dengan tujuan membunuh Putin.
Kremlin mengatakan bahwa 2 drone telah digunakan dalam serangan itu tetapi dilumpuhkan oleh pertahanan Rusia.
Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, Kremlin mengatakan menganggap serangan itu sebagai tindakan teroris yang direncanakan dan upaya pembunuhan presiden Federasi Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-433: AS Sebut 20.000 Tentara Rusia Tewas dalam 5 Bulan
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah bahwa negaranya bertanggung jawab atas serangan drone di Kremlin tersebut.
“Kami tidak menyerang Putin, atau Moskow, kami berperang di wilayah kami,” kata Zelensky.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan AS tidak bisa mengkonfirmasi laporan Rusia bahwa Ukraina menargetkan Putin.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-430: Korban Jiwa Serangan Rudal di Apartemen Uman Bertambah
- Peluru Rusia menewaskan 21 warga sipil di wilayah Kherson Ukraina pada Rabu (3/5/2023), sebut Zelensky, termasuk mengenai hypermarket, stasiun kereta api, dan bangunan tempat tinggal.
- Zelensky mengatakan Ukraina akan segera memulai serangan balasan di wilayahnya sendiri melawan pasukan Rusia.
“Inilah mengapa saya yakin kita akan segera memiliki pesawat. Karena kita akan segera melakukan ofensif, dan setelah itu saya yakin kita akan diberikan pesawat,” ungkap Zelensky.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-429: Pasukan Putin Perkuat Pertahanan Jelang Serangan Balik
- Rusia melancarkan serangan malam ketiganya ke Ibu Kota Ukraina, Kyiv dalam kurun waktu enam hari, kata pihak berwenang di Kyiv pada Rabu, dengan sebuah pesawat tak berawak menghantam sebuah bangunan di wilayah Dnipropetrovsk.
Komando angkatan udara Ukraina mengatakan pasukannya menghancurkan 21 dari 26 drone Shahed buatan Iran.
Sedangkan para pejabat Kyiv mengatakan sistem pertahanan udara melenyapkan yang dikirim ke kota, tanpa laporan awal tentang korban atau kehancuran.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-428: Xi Jinping Akhirnya Bicara dengan Zelensky
- Sebuah fasilitas penyimpanan bahan bakar di dekat jembatan utama di wilayah Rusia barat daya Krasnodar terbakar pada dini hari Rabu, kata gubernur setempat, tetapi tidak ada laporan korban jiwa.
Kantor berita Tass milik negara Rusia melaporkan bahwa kebakaran di fasilitas minyak di Volna disebabkan oleh "jatuhnya drone".
Asap dari api terlihat dari seberang Selat Kerch di Krimea yang diduduki.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-427: Museum Kharkiv Diserang, 1 Orang Tewas, 10 Korban Luka
- Zelensky mengatakan Gedung Putih tidak memberi tahu dia tentang kebocoran dokumen rahasia intelijen AS yang mendapat perhatian luas di seluruh dunia.
Kegagalan untuk memberi pengarahan kepadanya "tidak menguntungkan bagi kami", ujar Zelensky.
“Itu tidak menguntungkan reputasi Gedung Putih, dan saya percaya itu tidak menguntungkan reputasi Amerika Serikat.” lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-426: Pasukan Putin Beralih ke Posisi Bertahan
- Sekelompok negara Nordik telah mendukung Ukraina untuk menjadi anggota NATO dan Uni Eropa setelah pernyataan bersama selama kunjungan Zelensky ke Finlandia.
Finlandia, Swedia, Norwegia, Denmark, dan Islandia mengeluarkan pernyataan bersama di mana mereka mengatakan:
"Negara-negara Nordik akan melanjutkan dukungan politik, keuangan, kemanusiaan, dan militer mereka selama diperlukan."
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-425: Ukraina Siapkan Serangan Balasan di Dekat Kherson
- Zelensky dijadwalkan melakukan kunjungan ke Belanda pada hari Kamis ini, di mana dia akan menyampaikan pidato dan akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, dan anggota parlemen, menurut pemerintah Belanda.
- Polisi Jerman mengatakan Zelensky akan melakukan perjalanan ke Ibu Kota Jerman, Berlin pada 13 Mei meskipun sumber keamanan kemudian mengatakan pengungkapan publik tentang kunjungan itu terlalu dini dan sekarang tidak jelas apakah akan dilanjutkan.
- Ukraina dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan untuk melanjutkan kesepakatan "bebas visa ekonomi" mereka selama 12 bulan lagi.
Kesepakatan awal dicapai pada tahun 2022 setelah pecahnya perang. Ini berarti bisnis Ukraina akan dapat terus menjual barang ke UE tanpa kuota, bea ekspor, atau tarif apa pun.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-21-Februari-2023.jpg)