Banjir Kabupaten Gorontalo
Curhat Korban Banjir Kabupaten Gorontalo: Sahur Makan Nasi Saja, Ikan Dibawa Banjir
Menurutnya peristiwa terjadi begitu cepat. Menjelang buka puasa, ia mengaku mendengar suara teriakan warga mengenai banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2732023_kabupaten-gorontalo.jpg)
"Sejak kami pindah di sini, nanti kali ini banjir begini," tutur Sairah Tamimu saat ditemui awak media di kediamannya.
Wanita yang sudah menjanda ini mengatakan belum sempat mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.
"Torang makan nasi sasaja. Depe ikan banjir so bawa," ucapnya.
Ia pun meminta pemerintah bisa segera memperbaiki tanggul dan rumahnya.
"Kalau tidak, air somo bawa torang punya rumah kasian," jelas dia.
Marzan Yusuf dari BPBD Kabupaten Gorontalo menyatakan, pihak Balai Sungai baru saja mengecek kondisi tanggul tersebut.
"Tentunya harus dipelajari dan tidak bisa sekarang-sekarang langsung bisa diperbaiki," akunya kepada awak media di lokasi kejadian.
Hingga kini pihak BPBD, Damkar, Satpol-PP hingga pemerintah setempat masih bahu membahu membersihkan rumah warga.
Beragam perabot dan peralatan rumah tangga diletakkan di depan rumah.
Sementara warga lainnya turut membantu menyedot genangan air menggunakan pompa alkon. (*)