Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-359: Zelensky Kesampingkan Kesepakatan Penyerahan Wilayahnya
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-359, Jumat (17/2/2023): Volodymyr Zelensky kesampingkan kesepakatan penyerahan wilayah ke Vladimir Putin.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskyy_.jpg)
Zelensky juga menyebut bahwa mengizinkan Rusia menggunakan Belarus sebagai pos serangan lagi akan menjadi "kesalahan besar".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-353: Biden Peringati 1 Tahun Invasi dengan Kunjungi Polandia
Untuk diketahui, pasukan Rusia melancarkan sebagian dari invasi besar-besaran mereka ke Ukraina dari Belarus pada 24 Februari 2022 lalu.
Pasukan Rusia melaju ke selatan menuju Ibu Kota Ukraina Kyiv tetapi dilawan dan dipaksa mundur dalam beberapa minggu, setelah menderita banyak korban.
Ketika ditanya apakah dia terkejut dengan taktik Rusia dalam perang, Zelensky menggambarkannya sebagai "tidak berharga".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-352: WHO Sebut Warga Ukraina Bisa Kena Gangguan Mental Parah
"Cara mereka menghancurkan segalanya. Jika tentara mereka menerima (dan melaksanakan) perintah itu, itu berarti mereka memiliki nilai yang sama." sebut Zelensky.
Adapun data Kyiv yang dirilis minggu ini menunjukkan bahwa pasukan Rusia di Ukraina tewas dalam jumlah yang lebih besar bulan ini daripada sejak minggu pertama invasi mereka.
Angka tersebut tidak dapat diverifikasi, tetapi Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tren tersebut "kemungkinan besar akurat".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-351: Pemimpin Jerman dan Prancis Kompak Ingin Putin Kalah
"Hari ini, kelangsungan hidup kita adalah persatuan kita," kata Zelensky tentang bagaimana menurutnya perang akan berakhir.
"Saya percaya Ukraina berjuang untuk kelangsungan hidupnya." lanjutnya.
Menurut Zelensky, Ukraina bergerak menuju Eropa secara ekonomi, juga melalui nilai-nilainya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-350: Moskow Sebut Peran NATO Bisa Picu Eskalasi Tak Terduga
"Kami memilih jalan ini. Kami menginginkan jaminan keamanan. Kompromi teritorial apa pun akan membuat kami semakin lemah sebagai sebuah negara." jelas Zelensky.
"Ini bukan tentang kompromi itu sendiri," imbuhnya
"Mengapa kita takut akan hal itu? Kita memiliki jutaan kompromi dalam hidup setiap hari." lanjut Zelensky.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-349: UE Undang Zelensky Hadir Langsung KTT Brussel Besok Lusa
"Pertanyaannya adalah dengan siapa? Dengan Putin? Tidak. Karena tidak ada kepercayaan. Berdialog dengannya? Tidak. Karena tidak ada kepercayaan." terangnya.
Sementara itu di medan perang, Rusia baru saja meluncurkan roket Grad ke Kota Bakhmut, Provinsi Donetsk, Ukraina wilayah timur pada Kamis (16/2/2023).
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, serangan roket Rusia tersebut menewaskan 3 pria dan 2 wanita serta melukai 9 orang lainnya, kata jaksa penuntut umum Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-348: Israel Sebut Putin Pernah Janji Tak akan Bunuh Zelensky