Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-359: Zelensky Kesampingkan Kesepakatan Penyerahan Wilayahnya
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-359, Jumat (17/2/2023): Volodymyr Zelensky kesampingkan kesepakatan penyerahan wilayah ke Vladimir Putin.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengabaikan kesepakatan penyerahan wilayah yang didambakan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai syarat perdamaian dalam perang yang telah berlangsung hampir setahun ini.
Dilansir TribunGorontalo.com dari BBC pada Jumat (17/2/2023) atau hari ke-359 perang, Zelensky telah mengesampingkan penyerahan salah satu wilayah Ukraina dalam kesepakatan damai potensial dengan Rusia.
Dalam wawancara BBC untuk menandai 1 tahun invasi di Ukraina, Zelensky memperingatkan bahwa mengakui tanah berarti Rusia dapat "terus kembali", sementara senjata Barat akan membawa perdamaian lebih dekat.
Kini Zelensky mengatakan serangan musim semi yang diprediksi telah dimulai.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-358: Bos Tentara Bayaran Wagner Akui Alami Kesulitan
"Serangan Rusia sudah terjadi dari beberapa arah," kata Zelensky.
Meski begitu, Zelensky yakin pasukan Ukraina dapat terus melawan kemajuan Rusia sampai mereka dapat melancarkan serangan balasan.
Selain itu, Zelensky juga mengulangi seruannya untuk lebih banyak bantuan militer dari Barat.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-357: NATO Ungkap Moskow Siapkan Pertarungan Udara
“Tentu saja, senjata modern mempercepat perdamaian. Senjata adalah satu-satunya bahasa yang dipahami Rusia,” ungkap Zelensky kepada BBC.
Zelensky bertemu dengan para pemimpin Inggris dan Uni Eropa pekan lalu dalam upaya untuk meningkatkan dukungan internasional serta meminta senjata modern untuk mempertahankan Ukraina.
Ketika Zelensky meminta jet tempur modern, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan "tidak ada yang salah".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-356: NATO Sebut Serangan Baru Pasukan Putin Telah Dimulai
Namun Ukraina menjadi semakin frustrasi dengan kecepatan kedatangan senjata Barat.
Pengiriman tank tempur yang dijanjikan bulan lalu oleh sejumlah negara Barat, termasuk Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris, diperkirakan masih beberapa minggu lagi untuk tiba di medan perang.
Zelensky juga membahas ancaman Presiden Belarus Alexander Lukashenko untuk berperang bersama pasukan Rusia dari wilayahnya jika seorang tentara Ukraina melintasi perbatasan.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-355: Mantan PM Italia Salahkan Zelensky soal Invasi, Ada Apa?
"Saya harap (Belarus) tidak akan bergabung (perang)," ucap Zelensky.
"Jika itu terjadi, kami akan bertarung dan kami akan bertahan hidup." tegasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.