Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-355: Mantan PM Italia Salahkan Zelensky soal Invasi, Ada Apa?
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-355, Senin (13/2/2023): Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi salahkan Presiden Volodymyr Zelensky.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi menyalahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky atas perang Rusia.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters pada Senin (13/2/2023) atau hari ke-355 perang Rusia vs Ukraina, Berlusconi pun mengaku bahwa dia tidak akan mencari pertemuan dengan Zelensky jika jika dia masih menjadi kepala pemerintahan.
Berlusconi diketahui memang sering membual tentang persahabatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin hingga invasi di Ukraina.
Pada September 2022 lalu, Berlusconi juga menimbulkan kontroversi saat dia mengatakan Putin telah didorong ke dalam perang dan ingin menempatkan "orang-orang baik" untuk memimpin Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-353: Biden Peringati 1 Tahun Invasi dengan Kunjungi Polandia
Berlusconi, sendiri adalah pemimpin partai konservatif Forza Italia yang merupakan bagian dari koalisi yang berkuasa di negara itu.
Berlusconi berbicara setelah PM Italia Giorgia Meloni pada Jumat (10/2/2023), menuduh Prancis membahayakan persatuan Uni Eropa di Ukraina dengan menyelenggarakan makan malam Prancis-Jerman di Paris dengan Zelensky yang mengecualikan sekutu Eropa lainnya
"Saya tidak akan pernah berbicara dengan Zelensky karena kami menyaksikan kehancuran negaranya dan pembantaian tentara dan warga sipilnya," kata Berlusconi kepada wartawan setelah pemungutan suara di tempat pemungutan suara untuk pemilihan daerah di Lombardy, Minggu (12/2/2023).
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-352: WHO Sebut Warga Ukraina Bisa Kena Gangguan Mental Parah
Berlusconi menyatakan bahwa jika Zelensky berhenti menyerang dua republik separatis Donbas, perang Rusia vs Ukraina yang dimulai Putin sejak 24 Februari 2022 ini tidak akan terjadi.
"Jadi saya menilai, sangat, sangat negatif, perilaku pria ini", imbuh Berlusconi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-351: Pemimpin Jerman dan Prancis Kompak Ingin Putin Kalah
Berlusconi juga mendesak Amerika Serikat untuk menekan Zelensky dan mengancam untuk menghentikan pengiriman senjata ke Ukraina, sementara juga menjanjikan program bantuan besar-besaran jika menyetujui gencatan senjata segera.
Sementara itu, Kantor PM Meloni menyerukan dukungan pemerintah Italia untuk Ukraina "tegas dan meyakinkan, sebagaimana dinyatakan dengan jelas dalam program dan sebagaimana dikonfirmasi dalam semua suara parlemen dari mayoritas pendukung eksekutif".
Adapun Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani yang juga anggota Forza Italia, mengatakan di Twitter bahwa partai itu "selalu membela kemerdekaan Ukraina, berpihak pada Eropa, NATO, dan Barat."
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-350: Moskow Sebut Peran NATO Bisa Picu Eskalasi Tak Terduga
Situasi Medan Pertempuran
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, Yevgeny Prigozhin, pendiri kelompok Wagner Rusia, menyebut pasukan tentara bayaran telah merebut Desa Krasna Hora, di tepi utara Kota Bakhmut yang diperangi di wilayah Donetsk, Ukraina.
Prigozhin juga menerbitkan video pendek, yang tampaknya menunjukkan para tentara bayaran Wagner di sebelah tanda masuk desa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.