Gempa Turki

Gempa Turki-Suriah, Presiden Rusia dan Ukraina Bersatu Kirim Dukungan

Alarm gempa Turki-Suriah direspon oleh Pemerintah Rusia dan Ukraina. Dua presiden yang tengah bertikai itu, rupanya bersatu

|
Eren Bozkurt/AA/picture alliance
Reruntuhan gedung akibat gempa Turki-Suriah menimpa mobil. Gempa Turki dilaporkan telah menelan sedikitnya 900-an jiwa, Senin (6/2/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Gempa Turki-Suria membuat Pemerintah Turki mengaktifkan "alarm level 4".

Alarm ini adalah seruan Pemerintah Turki akan bantuan internasional agar merespon Gempa Turki-Suriah. 

Alarm gempa Turki-Suriah direspon oleh Pemerintah Rusia dan Ukraina. Dua presiden yang tengah bertikai itu, rupanya bersatu dalam mengirimkan dukungan untuk korban Gempa Turki-Suriah 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengirimkan pesan dukungan dan juga menawarkan bantuan.

"Saya terkejut mengetahui kematian dan cedera ratusan orang akibat gempa bumi di Turki," tulis Zelenskyy dalam tweet. 

“Saat ini, kami mendukung orang-orang Turki yang ramah dan siap memberikan bantuan yang diperlukan,” kata Zelenskiy. 

Baca juga: Peneliti Prediksi Gempa Turki-Suriah 3 Hari Sebelum Terjadi

Lalu Presiden Rusia Vladimir Putin juga menyampaikan belasungkawa dan mengatakan negaranya siap membantu. 

"Tolong terima belasungkawa mendalam saya atas banyak korban manusia dan kehancuran besar-besaran yang disebabkan oleh gempa kuat di negara Anda," kata Putin dalam sebuah pesan kepada Erdogan.

Tidak cuma kedua negara itu saja yang mengirimkan dukungan, namun juga Pemerintah Amerika Serikat (AS). 

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan, ia telah berkomunikasi dengan pejabat Turki dan mengatakan AS siap membantu.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan negaranya juga siap untuk memberikan bantuan darurat ke Turki dan Suriah.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant juga mengatakan negaranya siap memberikan bantuan jika diperlukan.

Baca juga: Update Gempa Turki-Suriah: Lebih dari 1.000 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka

Sejauh ini, gempa Turki-Suriah kini dilaporkan telah menelan korban jiwa mencapai 1.000 orang. 

Korban gempa Turki-Suriah berkekuatan 7,8 SR itu terbagi atas 900 orang di Turki dan ratusan lainya di Suriah

Gempa dilaporkan mengguncang Turki Selatan dan Suriah Utara pada dini hari Senin pagi, (6/2/2023). 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved