Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-327: 30 Korban Tewas Akibat Rudal Hantam Apartemen Dnipro
Kondisi terkini perang, Senin (16/1/2023): jumlah korban tewas akibat serangan rudal Rusia yang hantam apartemen Dnipro, Ukraina bertambah menjadi 30.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dnipro-14-jan-2023.jpg)
Dalam sebuah kolom untuk tabloid Inggris The Sun pada hari Minggu, Cleverly menulis bahwa tentara Rusia dalam posisi bertahan dan moral di antara pasukannya sangat menyedihkan, menyalahkan "keadaan logistik militer Rusia yang berantakan".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-317: Curiga Hanya Kedok, Zelensky Tolak Gencatan Senjata Putin
- Sekretariat Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan Ukraina dapat mengharapkan lebih banyak pengiriman senjata berat dari negara-negara barat segera.
“Janji peralatan perang berat baru-baru ini penting, dan saya berharap lebih banyak dalam waktu dekat,” kata Stoltenberg kepada harian Handelsblatt Jerman pada hari Minggu.
Sekutu Barat akan mempertimbangkan pengiriman tank tempur ke Ukraina menjelang pertemuan di Ramstein di Jerman Jumat depan di mana pemerintah diharapkan mengumumkan janji dukungan militer terbaru mereka.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-316: Biden Berniat Kirim Kendaraan Tempur Bradley untuk Kyiv
- Dewan Keamanan Belarus mengatakan pada hari Minggu bahwa latihan angkatan udara bersama dengan Rusia, yang akan dimulai pada hari Senin, murni bersifat defensif dan akan fokus pada misi pengintaian dan bagaimana menggagalkan serangan potensial.
“Latihan ini murni bersifat defensif,” kata Pavel Muraveyko, Wakil Sekretaris Negara Pertama Dewan Keamanan Belarusia, menurut sebuah postingan Telegram Kemhan Belarusia pada hari Minggu.
“Ini akan menjadi serangkaian langkah untuk mempersiapkan penerbangan kami dan Rusia untuk menjalankan misi tempur yang relevan.” ujar Muraveyko.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)