Rabu, 4 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-323: Zelensky Ejek Klaim Tentara Bayaran soal Direbutnya Soledar

Kondisi terkini perang, Kamis (12/1/2023): Presiden Volodymyr Zelensky bantah klaim tentara bayaran Rusia, Wagner soal jatuhnya Kota Soledar.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-323: Zelensky Ejek Klaim Tentara Bayaran soal Direbutnya Soledar
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat pidato pada Senin (14/3/2022). Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-323 pada Kamis (12/1/2023) adalah Zelensky membantah klaim Wagner tentara bayaran Rusia soal jatuhnya Kota Soledar, Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Kamis (12/1/2023) terhitung telah berlangsung 323 hari lamanya.

Kabar terbaru dalam perang adalah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengolok-olok klaim Rusia yang telah mengambil alih kota timur Soledar.

Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Invasi ini bahkan disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' yang memiliki tujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-322: Tentara Bayaran Wagner Klaim Ambil Alih Kota Soledar

Namun seiring perkembangannya, Rusia justru mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Konflik antara negara bertetangga itu, sampai saat ini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda untuk segera berakhir.

Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-323 perang Rusia dengan Ukraina:

- Zelensky mengolok-olok klaim Rusia yang telah mengambil alih bagian timur Kota Soledar.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-321: Pasukan Putin Mencoba Membuat Kemajuan di Kota Soledar

Zelensky juga mengatakan bahwa pertempuran sedang berlangsung di Kota Soledar.

“Negara teroris dan para propagandisnya mencoba berpura-pura” telah mencapai beberapa keberhasilan di Soledar “tetapi pertempuran terus berlanjut” kata Zelensky dalam pidato Rabu (11/1/2023) malam waktu setempat.

Militer Ukraina juga membantah bahwa pasukan Rusia telah mengepung dan menguasai Soledar setelah kepala kelompok tentara bayaran Wagner mengklaim bahwa kota pertambangan itu telah jatuh.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-319: Zelensky Puji AS Bantu Miliar Dolar

- Rusia menunjuk Kepala Staf Umum Valery Gerasimov sebagai komandan keseluruhan untuk perang di Ukraina, yang terbaru dari beberapa perombakan besar kepemimpinan militer Moskow.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan perubahan itu dirancang untuk "meningkatkan kualitas dan efektivitas pengelolaan pasukan Rusia".

Gerasimov telah menghadapi kritik tajam dari blogger militer hawkish Rusia karena banyak kemunduran di medan perang.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-318: AS Kirim Paket Bantuan Senilai 3,75 Miliar Dolar ke Kyiv

- Pemerintah Inggris berencana untuk menyediakan tank ke Ukraina untuk membantu negara mempertahankan diri, menurut juru bicara untuk Number 10.

Berbicara kepada wartawan pada hari Rabu, juru bicara tersebut mengatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak telah meminta Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace untuk “bekerja dengan mitra”.

Sunak juga meminta Wallace untuk memberikan dukungan lebih lanjut ke Ukraina “termasuk penyediaan tank”.

“Jelas bahwa tank tempur dapat memberikan kemampuan yang mengubah permainan bagi Ukraina,” katanya.

“Perdana menteri mengatakan kepada Presiden Zelensky minggu lalu bahwa Inggris akan memberikan apa pun yang kami bisa.” lanjutnya.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-317: Curiga Hanya Kedok, Zelensky Tolak Gencatan Senjata Putin

- Polandia berencana mengirim 10 tank Leopard buatan Jerman ke Ukraina sebagai bagian dari koalisi internasional, kata Presiden Polandia Andrzej Duda dalam kunjungan ke Lviv, Rabu.

Pemindahan tersebut akan memerlukan izin dari Jerman, yang telah ditekan Ukraina secara terpisah untuk memasok Leopard 2.

Ini mungkin menunjukkan sikap Jerman yang melunak dalam pemindahan tank tempur utama setelah kontak baru-baru ini antara Warsawa dan Berlin.

Namun, juru bicara pemerintah Jerman mengatakan tidak mengetahui adanya permintaan dari sekutu untuk mengirim tank ke Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-316: Biden Berniat Kirim Kendaraan Tempur Bradley untuk Kyiv

- Uni Eropa "bersiap untuk perang panjang" di Ukraina dan akan mendukung Kyiv melawan agresi Rusia "selama yang diperlukan", kata Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom yang negaranya memegang kursi kepresidenan Uni Eropa.

Billstrom juga menyatakan bahwa UE akan terus mengupayakan lebih banyak sanksi terhadap Rusia atas invasi ke Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-315: Sebanyak 89 Tentara Putin Tewas Akibat Serangan di Makiivka

- Zelensky mendesak NATO untuk melakukan lebih dari sekadar menjanjikan pintu terbuka kepada Ukraina.

Zelensky menyerukan bahwa Ukraina membutuhkan "langkah-langkah kuat" ketika mencoba untuk bergabung dengan aliansi militer.

“Untuk hari ini, dukungan untuk Ukraina dari rekan-rekan di NATO dan dukungan dalam bentuk retorika tentang pintu terbuka tidak cukup untuk Ukraina. Yakni, tidak cukup untuk memotivasi negara kita, tentara kita,” kata Zelensky di Lviv setelah pembicaraan dengan Presiden Lituania dan Polandia.

“Kami membutuhkan langkah maju, kami menantikan langkah-langkah yang kuat, kami mengandalkan sesuatu yang lebih dari sekadar pintu terbuka.” tegas Zelensky.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-314: Kyiv Akui Serangan di Makiivka yang Tewaskan Pasukan Putin

- Putin menyebut situasi di wilayah Ukraina yang dianeksasi secara ilegal oleh Rusia "sulit di beberapa tempat".

Berbicara pada pertemuan yang disiarkan televisi dengan para pejabat, Putin mengatakan Rusia memiliki semua sumber daya yang diperlukan untuk memperbaiki kehidupan di empat wilayah Ukraina yang secara sepihak diklaim Moskow telah dianeksasi pada bulan September 2022 lalu.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-313: Ibu Kota Kyiv Diserang hingga 45 Drone Iran Dilumpuhkan

- Ukraina harus "siap" di perbatasannya dengan sekutu Rusia Belarus meskipun hanya melihat "pernyataan kuat" yang datang dari tetangganya, kata Zelensky pada hari Rabu.

Kyiv telah memperingatkan bahwa Rusia mungkin mencoba menggunakan Belarusia untuk melancarkan invasi darat baru ke Ukraina dari utara.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-311: Zelensky Klaim Pasukannya Buat Kemajuan Kecil di Donbas

- NATO dan UE meluncurkan gugus tugas untuk meningkatkan perlindungan infrastruktur penting sebagai tanggapan atas serangan tahun lalu terhadap pipa gas Nord Stream dan "persenjataan energi" Rusia, kata para pemimpin pada hari Rabu.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan gugus tugas awalnya akan mengajukan proposal tentang infrastruktur transportasi, energi, digital, dan luar angkasa.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-310: Belarus Protes setelah Wilayahnya Dihantam Rudal Ukraina

- Wagner mengklaim pasukannya menemukan mayat salah satu dari dua pekerja bantuan sukarela Inggris yang dilaporkan hilang di Ukraina timur.

Wagner tidak memberikan nama orang yang meninggal tetapi mengatakan dokumen milik kedua warga Inggris telah ditemukan di tubuhnya.

Sebuah foto yang dipasang di samping pernyataan itu menunjukkan paspor bertuliskan nama Andrew Bagshaw dan Christopher Parry, dua pekerja Inggris yang hilang.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-309: Zelensky Sebut Tak Ada Tempat yang Tak Berdarah di Bakhmut

Polisi Ukraina mengatakan pada Senin (9/1/2023) bahwa mereka sedang mencari 2 pria Inggris yang hilang itu.

Seorang juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris menambahkan:

"Kami mendukung keluarga dua pria Inggris yang hilang di Ukraina."

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved