Rabu, 4 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Vladimir Putin Akui Pasukannya Alami Kesulitan Hadapi Ukraina di Wilayah yang Dicaplok Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya mengakui situasi sangat sulit di sejumlah tempat yang dicaploknya karena perlawanan pasukan Ukraina.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
zoom-inlihat foto Vladimir Putin Akui Pasukannya Alami Kesulitan Hadapi Ukraina di Wilayah yang Dicaplok Rusia
AFP/Mikhail Klimentyev
Presiden Rusia Vladimir Putin (jaket padding hitam) saat bertemu dengan tentara selama kunjungan di pusat pelatihan militer Distrik Militer Barat untuk mengerahkan pasukan cadangan, di luar Kota Ryazan, Rusia pada 20 Oktober 2022. Terbaru dikabarkan bahwa Putin mengakui pasukan Rusia mengalami kesulitan melawan pasukan Ukraina di wilayah yang dicaplok.(Photo by Mikhail Klimentyev / Sputnik / AFP) 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku bahwa pasukannya mengalami kesulitan di empat wilayah di Ukraina yang telah dicaploknya sejak September 2022 lalu.

Sebagaimana diketahui bahwa pada akhir September 2022, Putin melakukan aneksasi terhadap empat wilayah Ukraina antara lain, Kherson, Donetsk, Luhansk, dan Zaporizhzhia.

Keempat wilayah Ukraina tersebut diklaim Putin menjadi bagian dari kekuasaan Rusia.

Adapun kini saat perang telah memasuki bulan ke-10, pasukan Ukraina bangkit dan melawan untuk memperebutkan empat wilayahnya yang dicaplok Rusia tersebut.

Baca juga: Update Invasi Hari Ke-299: Zelensky Waspadai Perbatasan Ukraina-Rusia saat Putin Kunjungi Belarus

Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters pada Selasa (20/12/2022, Putin mengatakan bahwa situasi di empat wilayah Ukraina yang telah dinyatakan Moskow sebagai bagian dari Rusia "sangat sulit".

Hal ini karena Kyiv kembali menyerukan lebih banyak senjata setelah drone Rusia menghantam infrastruktur energi Ukraina.

Bertepatan pada Hari Layanan Keamanan yang dirayakan secara luas di Rusia, Putin juga memerintahkan penguatan perbatasan Rusia.

Baca juga: Bangkit setelah Dihantam Puluhan Rudal Rusia, Ukraina Cabut Status Darurat Energi Listrik

Putin juga menginstruksikan layanan khusus untuk menjaga kontrol yang lebih besar terhadap masyarakat dan memastikan keselamatan orang-orang di bagian Ukraina yang dikuasai Rusia.

Pada bulan September 2022 lalu, Putin yang menantang bergerak untuk mencaplok sebagian besar Ukraina, sekitar 15 persen dari negara itu, dalam upacara Kremlin.

Namun pada awal Desember 2022 ini, Putin mengatakan perang "bisa menjadi proses yang panjang."

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-299: Inggris Umumkan Bantuan Baru Senilai 250 Juta Pound ke Kyiv

Sebagai informasi, perang Rusia vs Ukraina ini dimulai Putin pada 24 Februari 2022 lalu.

Kepada Badan Keamanan Rusia yang beroperasi di Ukraina, Putin pada hari ke-299 perang, Senin (19/12/2022) malam waktu setempat, mengatakan dalam komentar yang diterjemahkan oleh Reuters:

"Ya, sekarang sulit bagi Anda. Situasi di Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, di wilayah Kherson dan Zaporizhzhia sangat sulit."

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-297: Putin Kembali Luncurkan 70 Rudal Lebih ke Ukraina

Langkah Putin untuk mencaplok wilayah tersebut dikutuk oleh Kyiv dan sekutu Baratnya sebagai tindakan ilegal.

Pada hari Senin, Putin melakukan kunjungan pertamanya ke Belarus sejak 2019 dan bertemu dengan mitranya, Alexander Lukashenko.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved