Perang Rusia Ukraina

Cegah Rusia Kuasai Ukraina, AS Tingkatkan Latihan Tempur: Latih 500 Tentara Ukraina per Bulan

AS bakal melatih sekitar 500 tentara Ukraina setiap bulan mulai Januari 2023 agar lebih siap menghadapi perang Rusia dan cegah penguasaan teritorial.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube ABC News
Foto Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat memberikan keterangan setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping di sela-sela agenda KTT G20 di Bali, Indonesia pada Senin (14/11/2022). Terbaru dikabarkan bahwa AS akan memperluas pelatihan tempur guna membentuk pasukan militer Ukraina dengan tujuan mempersiapkan pasukan Ukraina mengahadapi serangan Rusia. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Amerika Serikat (AS) meningkatkan pelatihan tempur untuk pasukan Ukraina di tengah berlangsungnya perang Rusia.

Dilansir TribunGorontalo.com dari AP pada Jumat (16/12/2022), AS akan memperluas pelatihan tempur militer guna membentuk pasukan Ukraina.

Latihan ini akan menggunakan bulan-bulan musim dingin untuk menginstruksikan unit yang lebih besar dalam keterampilan pertempuran yang lebih kompleks.

Hal itu diungkapkan oleh Departemen Pertahanan dan pejabat AS pada Kamis (15/12/2022).

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-296: Moskow Disebut Tengah Siapkan Serangan Besar di Tahun Baru

AS telah melatih sekitar 3.100 tentara Ukraina tentang cara menggunakan dan memelihara senjata tertentu dan peralatan lainnya.

Termasuk howitzer, kendaraan lapis baja, dan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi yang dikenal sebagai HIMARS.

Tetapi para pemimpin militer senior selama berbulan-bulan telah membahas perluasan pelatihan itu.

Baca juga: Tak Terima Ukraina Dapat Sistem Pertahanan Canggih AS, Rusia Sebut Rudal Patriot Jadi Target Sah

Mereka menekankan perlunya meningkatkan kemampuan unit seukuran perusahaan dan batalion Ukraina untuk bergerak serta mengoordinasikan serangan di medan perang.

Brigjen Angkatan Udara Jenderal Pat Ryder mengatakan kepada wartawan Pentagon hari Kamis bahwa AS mengharapkan untuk melatih sekitar 500 tentara Ukraina setiap bulan dan akan dimulai “dalam jangka waktu (mulai) Januari (2023).”

Ryder, Sekretaris Pers Pentagon, menambahkan bahwa sepertinya tidak memerlukan pasukan tambahan AS untuk melakukan pelatihan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-295: Moskow Tolak Proposal Gencatan Senjata saat Natal

Menurut pejabat AS, pelatihan ini akan berlangsung di area pelatihan Grafenwoehr di Jerman.
Tujuannya adalah menggunakan bulan-bulan musim dingin untuk mengasah keterampilan pasukan Ukraina.

Dengan demikian pasukan Ukraina akan lebih siap menghadapi setiap lonjakan serangan Rusia atau upaya untuk mencegah Moskow memperoleh perluasan teritorial.

Para pejabat, yang berbicara tanpa menyebut nama untuk memberikan perincian yang tidak diumumkan kepada publik, mengatakan Pentagon memandang perluasan itu sebagai langkah logis berikutnya bagi pasukan Ukraina.

Baca juga: Turuti Desakan Zelensky, G7 Janjikan Kirim Bantuan Pertahanan Udara untuk Hadapi Perang Rusia

Mereka mengatakan itu akan mencerminkan, sampai batas tertentu, jenis pelatihan yang diperoleh pasukan AS di pusat pelatihan Departemen Pertahanan, seperti di California dan Louisiana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved