Arti Kata
Kemenkes Tetapkan KLB Polio Susul Kasus di Aceh, Apa Itu Polio? Kenali Gejala dan Bahayanya
Kemenkes resmi tetapkan status KLB Polio susul temuan kasus di Pidie, Aceh, apa itu Polio? Simak bahaya Polio dan pentingnya vaksinasi Polio.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/VAKSIN-POLIO.jpg)
Poliovirus hanya menginfeksi manusia dan masuk ke dalam tubuh melalui mulut.
Virus Polio menyebar melalui:
- Kontak dengan kotoran (kotoran) orang yang terinfeksi
- Tetesan dari bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi (kurang umum)
Baca juga: Jokowi Bentuk TGIPF untuk Tragedi Kanjuruhan dan Tunjuk Mahfud MD Jadi Ketua, Apa Itu TGIPF?
Anda dapat terinfeksi virus Polio jika:
- Anda telah mengambil potongan-potongan kecil kotoran di tangan lalu menyentuh mulut.
- Anda memasukkan benda-benda seperti mainan ke dalam mulut yang terkontaminasi tinja.
Orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus ke orang lain segera sebelum dan hingga 2 minggu setelah gejala muncul.
Virus dapat hidup di usus orang yang terinfeksi selama berminggu-minggu.
Itu dapat mencemari makanan dan air dalam kondisi tidak sehat.
Orang yang tidak memiliki gejala masih dapat menularkan virus ke orang lain dan membuat mereka sakit.
Baca juga: Apa Itu CN? Jenis Gas Air Mata yang Sering Digunakan Aparat Kepolisian untuk Bubarkan Kerusuhan
Pencegahan Polio
Ada dua jenis vaksin yang dapat mencegah Polio, yakni:
- Vaksin virus Polio inaktif (IPV) diberikan sebagai suntikan di kaki atau lengan, tergantung pada usia pasien.
Hanya IPV yang telah digunakan di Amerika Serikat sejak tahun 2000.