Brigadir J

Pilu Susi ART Putri Candrawathi, Setahun Tak Bertemu Anak, kini Malah Terancam Pidana Susul Majikan

Keluarga Susi ART Ferdy Sambo-Putri Candrawathi cemas setahun tak bertemu tapi kini malah terancam pidana karena diduga bohong di sidang Brigadir J.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube KOMPASTV
Kolase Foto hakim ketua Wahyu Iman Santosa dan Susi, asisten rumah tangga (ART) terdakwa eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo-sang istri, Putri Candrawathi saat sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (31/10/2022). Dalam sidang agenda pembuktian atau pemeriksaan saksi untuk terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) tersebut, Susi membuat kesal hakim karena tak konsisten dan dinilai bohong. Susi lantas terancam akan dikenakan pidana 7 tahun penjara sebagaimana diatur Pasal 242 KUHP tentang sumpah palsu dan keterangan palsu. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Susi asisten rumah tangga (ART) eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan sang istri, Putri Candrawathi, ikut terkena imbas kasus hukum yang menjerat sang majikan.

Nasib pilu dirasakan Susi yang sudah setahun tak bertemu keluarganya, dan kini ia justru terancam dipidana menyusul Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Susi sendiri bekerja sebagai ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sejak 2019.

Pada Senin (31/10/2022) lalu, Susi pun dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Baca juga: Berani Bongkar Skenario Ferdy Sambo, Kamaruddin Pengacara Brigadir J Ternyata Dibantu Intelijen

Agenda sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu adalah pembuktian atau pemeriksaan saksi untuk terdakwa atas nama Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E).

Dalam persidangan itu lah, kali pertama sosok Susi terlihat di publik sejak kasus pembunuhan berencana Brigadir J di rumah Ferdy Sambo ini bergulir.

Meski begitu, kehadiran Susi di sebagai saksi persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J seperti menjadi bumerang bagi dirinya.

Baca juga: Susi ART Putri Candrawathi Disuruh Netral, Suami Wanti-wanti: Enggak Jujur Ya Ajur Hancur

Sudah disumpah sebagai saksi, Susi terancam pidana karena dinilai telah berbohong oleh majelis hakim sidang perkara pembunuhan berencana Brigadir J.

Diwartakan TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Jumat (4/11/2022), majelis hakim dibuat gemas oleh keterangan Susi yang berbelit-belit serta tidak konsisten dan berbeda dari BAP.

"Nanti kami panggil saksi-saksi lain, kalau keterangan Saudara berubah, saya perintahkan jaksa penuntut umum untuk proses Saudara," tegas Hakim Ketua, Wahyu Iman Santosa kepada Susi di PN Jakarta Selatan, Senin.

Apabila terbukti berbohong, Susi akan dikenakan Pasal 242 KUHP tentang sumpah palsu dan keterangan palsu dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

Baca juga: Soal Dugaan Pelecehan Brigadir J di Magelang, Hakim Sebut Susi ART Putri Candrawathi Mau Bohong

"Ini masih beruntung, kamu enggak diperintahkan untuk dilakukan tersangka untuk memberikan keterangan palsu sesuai dengan Pasal 242 KUHP ancaman hukuman 7 tahun," ucap Hakim Anggota, Morgan Simanjuntak kepada Susi.

Ancaman pidana kepada Susi tersebut membuat keluarga dari ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu pun cemas.

Lantaran sudah setahun ini Susi sudah tak pulang ke kampung halaman di Wonosobo, Jawa Tengah dan bertemu suami serta anak-anaknya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved