Brigadir J

Pengacara Brigadir J Sebut Bukti Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Mudah Dipatahkan, Ini Sebabnya

Pengacara keluarga mendiang Brigadir J jelaskan alasan mengapa bukti-bukti dugaan pelecehan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo tak kuat.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube KOMPASTV
Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan sang istri yakni Putri Candrawathi, Terdakwa kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) saat mengikuti sidang agenda pembacaan putusan sela di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (26/10/2022). Pengacara Putri Candrawathi menyebut bahwa pihaknya telah mengantongi 4 bukti dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J. Namun Pengacara keluarga mendiang Brigadir J menilai bahwa bukti dugaan pelecehan seksual yang dikantongi pihak Putri Candrawathi itu mudah dipatahkan, begini penjelasannya. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Bukti-bukti dugaan pelecehan seksual Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) terhadap Putri Candrawathi istri eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dinilai tidak kuat.

Pihak Putri Candrawathi mengaku telah mengantongi setidaknya 4 bukti kasus dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J terhadap istri Ferdy Sambo.

Sebagaimana diketahui bahwa pihak Ferdy Sambo hingga kini bersikeras bahwa Brigadir J diduga melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi di Magelang, Jawa Tengah pada Kamis (7/7/2022).

Dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi itu terjadi sehari sebelum Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Ferdy Sambo Masih Sebut Putri Candrawathi Korban yang Tak Bersalah, Begini Kata Pakar Hukum

Adapun 4 bukti dugaan pelecehan seksual tersebut meliputi keterangan Putri Candrawathi dan hasil asesmen psikologi forensik.

Selain itu, keterangan asisten rumah tangga Putri Candrawathi yakni Kuat Maruf dan Susi pun digunakan sebagai bukti dugaan pelecehan seksual tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Febri Diansyah, eks Juru Bicara KPK yang kini menjadi Pengacara Putri Candrawathi.

"Setidaknya ada 4 bukti yang mendukung fakta dugaan kekerasan seksual tersebut," ujar Febri seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (28/10/2022).

Baca juga: Eksepsi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Ditolak, Begini Langkah Pengacara Terdakwa Selanjutnya

Namun menurut Pengacara Keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak bukti-bukti dugaan pelecehan seksual yang dikantongi pihak Putri Candrawathi itu mudah dipatahkan di sidang pengadilan mendatang.

Martin meragukan hasil asesmen psikologi forensik yang bisa saja diambil saat Putri Candrawathi ataupun Ferdy Sambo ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan berencana Brigadir J.

"Kalau ini diambil pada saat Putri menjadi tersangka ataupun Ferdy Sambo menjadi tersangka dan sedang diproses etik, saya curiga bahwa hasil psikologi forensik ini bisa saja depresinya itu bukan karena akibat kekerasan seksual tapi akibat Putri Candrawathi, Ferdy Sambo itu menjadi tersangka dan kehilangan pekerjaan," terang Martin.

Selain itu, keterangan Putri Candrawathi yang kini telah menjadi terdakwa atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J, tak perlu dihiraukan.

Baca juga: Saksi AKBP Acay Ungkap Ferdy Sambo Masih sempat Merokok setelah Brigadir J Tewas Ditembak

"Saat ini dia sedang diadili sebagai pelaku pembunuhan berencana," kata Martin.

"Oleh karena itu keterangan dia itu adalah keterangan terdakwa yang memiliki hak ingkar jadi tidak perlu dihiraukan. Dia punya hak ingkar jadi menurut saya (buktinya, red) tidak kuat," lanjutya.

Selain itu, Martin menilai bahwa kredibilitas dari keterangan Kuat Maruf dan Susi patut diragukan karena keduanya memiliki relasi kuasa dengan terdakwa Putri Candrawathi serta Ferdy Sambo.

Terlebih, Kuat Maruf kini juga telah didakwa atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J, sama seperti Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved