Breaking News:

Brigadir J

Saksi AKBP Acay Ungkap Ferdy Sambo Masih sempat Merokok setelah Brigadir J Tewas Ditembak

Di sidang obstruction of justice, AKBP Acay ungkap Ferdy Sambo masih sempat merokok pakai seragam dinas sesaat setelah Brigadir J tewas ditembak.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube KOMPASTV
Kolase foto kiri: Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, terdakwa kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) dan obstruction of justice saat mengikuti sidang agenda pembacaan putusan sela di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (26/10/2022). Foto Kanan: AKBP Arie Cahya atau Acay saat diperiksa keterangannya sebagai saksi dalam sidang perkara obstruction of justice atau perintangan penyelidikan tewasnya Brigadir J dengan agenda pembuktian untuk terdakwa eks Eks Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri Irfan Widyanto yang digelar di PN Jakarta Selatan pada Rabu (26/10/2022). Dalam kesempatan itu, AKBP Acay mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo sempat merokok sesaat setelah Brigadir J tewas ditembak. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Terdakwa eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo masih sempat merokok sesaat setelah peristiwa penembakan yang mewaskan Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) terjadi.

Hal itu diungkapkan oleh saksi AKBP Arie Cahya atau Acay di persidangan perkara obstruction of justice atau perintangan penyelidikan tewasnya Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (26/10/2022) kemarin.

AKBP Acay diperiksa sebagai saksi dalam sidang agenda pembuktian perkara obstruction of justice meninggalnya Brigadir J untuk terdakwa eks Eks Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri Irfan Widyanto.

Dalam persidangan tersebut, AKBP Acay mengaku bahwa pada hari kejadian tewasnya Brigadir J yakni Jumat (8/7/2022), ia dihubungi Ferdy Sambo untuk datang ke rumahnya.

Baca juga: Eksepsi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Ditolak, Begini Langkah Pengacara Terdakwa Selanjutnya

AKBP Acay yang saat itu merupakan Kanit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri dan masih berada di kantor kemudian mengajak terdakwa Irfan Widyanto untuk pergi ke rumah Ferdy Sambo.

AKBP Acay dan Irfan Widyanto sempat salah karena datang ke rumah Ferdy Sambo yang berlokasi di Jalan Bangka kawasan Kemang, Jakarta.

Padahal Ferdy Sambo saat itu berada di tempat kejadian perkara yakni di rumah dinasnya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Setelah diberitahu lokasi Ferdy Sambo berada, AKBP Acay dan Irfan Widyanto segera pergi hingga akhirnya sampai di Kompleks Polri Duren Tiga pada sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca juga: Di Hadapan Hakim Sidang Brigadir J, Kamaruddin Sebut Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah

Sesampainya di TKP, AKBP Acay masuk melalui pintu samping kemudian melihat Ferdy Sambo sedang merokok sendirian dan masih mengenakan seragam dinas Polri lengkap.

"Beliau sedang merokok sendirian menggunakan pakaian PDL dan celana PDL," ujar AKBP Acay di persidangan PN Jakarta Selatan, Rabu, seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV.

AKBP Acay menyebutkan bahwa Ferdy Sambo merokok dengan raut wajah memerah seperti orang yang marah atau kecewa.

"Dengan wajah yang mohon maaf tidak seperti biasanya, wajahnya merah seperti orang marah atau kecewa, dia merokok sendirian," kata AKBP Acay.

Baca juga: Terungkap Alasan Bharada E Tak Selamatkan Brigadir J hingga Isi Doa Richard Eliezer Jelang Eksekusi

AKBP Acay mengatakan bahwa Ferdy Sambo tak menjelaskan apa yang terjadi dan hanya meminta ia ikut masuk ke dalam rumah dari garasi tersebut.

AKBP Acay juga mengungkapkan bahwa saat itu di luar rumah Ferdy Sambo telah dipenuhi anggota Provos dan mobil dinas Polri.

"Setelah rokok dimatikan, baru saya berani mendekati Beliau untuk melaporkan 'mohon izin jenderal, mohon perintah jenderal', Beliau sampaikan 'tidak ada'," jelas AKBP Acay.

"Beliau hanya minta 'ikut masuk', tanpa menjelaskan apa pun yang terjadi tapi yang jelas posisi di luar rumah itu sudah banyak anggota Provos, mobil Provos, mobil dinas, dan kalau tidak salah mobil Satreskrim Jakarta Selatan," sambungnya.

Baca juga: Kalimat "Hajar Chard" Jadi Bantahan Ferdy Sambo Perintah Tembak Brigadir J? Begini Jawaban Pengacara

Hingga kemudian, AKBP Acay melihat tubuh Brigadir J yang sudah tergeletak tak berdaya di dekat tangga rumah dinas Ferdy Sambo.

Atas kasus penembakan Brigadir J ini, Ferdy Sambo didakwa dengan pasal tentang pembunuhan berencana hingga undang-undang mengenai obstruction of justice.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved