Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-215: AS Beri Kyiv Nasams dan Ancam Putin jika Gunakan Nuklir

Kondisi terkini perang, Senin (26/9/2022): AS berikan rudal pertahanan Nasams ke Ukraina dan ancam Rusia jika Vladimir Putin gunakan senjata nuklir.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-215: AS Beri Kyiv Nasams dan Ancam Putin jika Gunakan Nuklir
Kolase Capture The Guardian
Kolase Presiden Amerika Serikat Joe Biden (Kanan) saat menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin (Kiri) sebagai penjahat perang karena invasi di Ukraina. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina pada hari ke-215 pada Senin (26/9/2022): AS memberikan sistem rudal pertahanan udara Nasams ke untuk Kyiv sekaligus peringatkan Moskow bahwa AS akan menindak tegas jika pasukan invasi Putin menggunakan senjata nuklir saat invasi di Ukraina. 

Referendum atau voting itu sendiri diadakan sebagai upaya menggabungkan beberapa wilayah di Ukraina ke dalam federasi Rusia.

Zelensky mengatakan angkatan bersenjata Ukraina akan mengusir pasukan Rusia dan membalas “setiap serangan agresor”.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-210: 4 Wilayah Bakal Gelar Referendum untuk Gabung Rusia

Zelensky pun bersumpah bahwa Ukraina akan mendapatkan kembali kendali atas wilayah Kherson selatan dan Donbas timur, dengan mengatakan:

"Setiap pembunuh dan penyiksa akan dibawa ke pengadilan."

- PM Inggris yang baru yakni Liz Truss mengatakan bahwa sekutunya Prancis dan AS harus terus mendukung Ukraina dalam menghadapi ancaman yang meningkat dari Putin dan panggilan militer Rusia.

Truss menyebut Putin meningkatkan perang karena dia tidak menang dan telah melakukan kesalahan.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-209: Luhansk Akhirnya Lepas dari Kendali Pasukan Militer Putin

- Antrean panjang kendaraan berada di perbatasan antara Rusia dan Mongolia ketika orang-orang terus melarikan diri dari perintah mobilisasi Kremlin, AFP melaporkan.

Kepala pos pemeriksaan di Kota Altanbulag, Mongolia mengatakan kepada badan tersebut bahwa lebih dari 3.000 orang Rusia telah memasuki Mongolia melalui penyeberangan sejak Rabu (21/9/2022).

- Serbia tak akan mengakui "referendum" pencaplokan Rusia di wilayah Ukraina yang diduduki.

Menteri Luar Negeri Serbia Nikola Selakovic mengatakan bahwa referendum itu “benar-benar bertentangan dengan kepentingan negara dan nasional kami, kebijakan kami dalam menangani integritas teritorial, kedaulatan, dan prinsip perbatasan yang tidak dapat diganggu gugat”.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-208: Pasukan Militer Putin Serang Donetsk, 5 Warga Sipil Tewas

- Zelensky telah memperbarui seruan kepada sekutu Barat untuk memotong bank-bank Rusia dari Swift, sistem perbankan global yang memungkinkan bank-bank saling mengirim pesan.

“Jika kita memotong bank Rusia dari Swift, kita perlu memotong semua bank Rusia dari Swift,” tegas Zelensky.

- Zelensky juga menyatakan bahwa Ukraina telah menerima rudal pertahanan udara Nasams (national advance surface-to-air missile systems) dari AS.

Dalam sebuah wawancara TV, Zelensky berterima kasih kepada Presiden AS Joe Biden dan menegaskan bahwa Ukraina sekarang memiliki sistem.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-207: Teruskan Invasi, Putin Disentil Biden agar Tak Pakai Nuklir

Zelensky juga menuturkan bahwa panggilan militer Rusia adalah pengakuan diam-diam bahwa “pasukannya tidak mampu berperang”.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved