Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-207: Teruskan Invasi, Putin Disentil Biden agar Tak Pakai Nuklir

Kondisi terkini perang Minggu (18/9/2022): Vladimir Putin diperingatkan Presiden AS Joe Biden agar tak gunakan nuklir dalam invasi Rusia di Ukraina.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Capture via Reuters
Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin saat berpidato di Stadion Luzhniki Moskow tentang perang di Ukraina pada Jumat (18/3/2022). Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-207 pada Minggu (18/9/2022) adalah Putin bersumpah akan lanjutkan invasi di Ukraina dan ancam Kyiv hingga Presiden AS Joe Biden mendesak Putin agar tak melibatkan senjata nuklir dalam invasi Rusia di Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Minggu (18/9/2022) terhitung telah berlangsung 207 hari lamanya.

Kabar terbaru di antaranya adalah Presiden Rusia Vladimir Putin bersumpah akan lanjutkan perang di Ukraina hingga Presiden AS Joe Biden peringatkan Moskow untuk tak melibatkan senjata nuklir dalam invasi ini.

Invasi ini dimulai Putin sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu,

Putin juga menyebut invasi tersebut sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-205: Mirip di Bucha, Kuburan Massal 440 Jasad Ditemukan di Izium

Konflik antara negara bertetangga tersebut hingga kini masih berlanjut dan belum terlihat tanda-tanda akan segera berakhir.

Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlangsung selama beberapa tahun.

Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-207 perang Rusia dengan Ukraina:

- Republik Ceko yang saat ini menjabat sebagai presidensi Uni Eropa telah menyerukan "pengadilan internasional khusus" setelah kuburan massal ditemukan di Kota Izium, Ukraina bagian timur laut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-204: 8 Rudal Pasukan Militer Putin Hujani Kota Asal Zelensky

“Pada abad ke-21, serangan seperti itu terhadap penduduk sipil tidak terpikirkan dan menjijikkan,” ujar Menteri Luar Negeri Republik Ceko Jan Lipavský.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved