Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-209: Luhansk Akhirnya Lepas dari Kendali Pasukan Militer Putin
Kondisi terkini perang Selasa (20/9/2022): Ukraina akhirnya telah berhasil merebut seluruh wilayah Luhansk dari genggaman pasukan Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Selasa (20/9/2022) terhitung telah berlangsung 209 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah tim forensik telah menggali 146 mayat dari kuburan massal di Kota Izium, Ukraina hingga Rusia kehilangan kendali penuh atas Luhansk.
Invasi ini dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin juga menyebut invasi tersebut sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-208: Pasukan Militer Putin Serang Donetsk, 5 Warga Sipil Tewas
Konflik antara negara bertetangga hingga kini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda untuk segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlangsung selama beberapa tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-209 perang Rusia dengan Ukraina:
- Pakar forensik Ukraina sejauh ini telah menggali 146 mayat yang sebagian besar warga sipil di situs kuburan massal dekat Izium di Ukraina timur, kata gubernur regional, Senin (19/9/2022).
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-207: Teruskan Invasi, Putin Disentil Biden agar Tak Pakai Nuklir
Oleh Synehubov, Gubernur Oblast Kharkiv, mengatakan situs yang digali termasuk kuburan jasad dua anak.
Kremlin telah membantah tuduhan bahwa pasukan Rusia telah melakukan kejahatan perang di provinsi Kharkiv Ukraina.
- Ukraina telah merebut kembali sebuah desa yang dekat dengan kota timur Lysychansk.
Ini merupakan kemenangan kecil tetapi simbolis yang menandakan bahwa Rusia tak lagi memiliki kendali penuh atas wilayah Luhansk, salah satu tujuan utama invasi Putin.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-205: Mirip di Bucha, Kuburan Massal 440 Jasad Ditemukan di Izium
Gubernur Luhansk Serhiy Haidai, mengatakan angkatan bersenjata Ukraina "mengendalikan penuh" Bilohorivka.
“Itu adalah pinggiran kota Lysychansk. Segera kami akan mengusir bajingan ini keluar dari sana dengan sapu," sebut Haidai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/170522-Luhansk.jpg)