Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-209: Luhansk Akhirnya Lepas dari Kendali Pasukan Militer Putin
Kondisi terkini perang Selasa (20/9/2022): Ukraina akhirnya telah berhasil merebut seluruh wilayah Luhansk dari genggaman pasukan Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
“Selangkah demi selangkah, sentimeter demi sentimeter, kami akan membebaskan seluruh tanah kami dari penjajah.” sambungnya.
- Para pemimpin Republik Rakyat Luhansk yang memproklamirkan diri mulai panik, klaim Haidai.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-204: 8 Rudal Pasukan Militer Putin Hujani Kota Asal Zelensky
Ada banyak laporan tentang regu penjambret yang menahan orang-orang di jalan dan memasukkan mereka ke dalam tentara.
Sementara itu, komunikasi seluler dan internet telah macet untuk mencegah orang mengetahui tentang kemunduran militer Moskow, menurut Haidai.
- Pemimpin pemerintahan yang didukung Moskow di Donbas, Ukraina telah menyerukan referendum mendesak agar wilayah itu menjadi bagian dari Rusia.
Denis Pushilin selaku Kepala Pemerintahan separatis pro-Rusia di Donetsk, meminta sesama pemimpin separatis di Luhansk untuk menggabungkan upaya mempersiapkan referendum untuk bergabung dengan Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-203: Mulai Bangkit, Zelensky Klaim Rebut Kembali Wilayahnya
“Tindakan kami harus disinkronkan,” kata Pushilin dalam sebuah video yang diposting ke media sosial pada Senin.
- Laju kemajuan pasukan Ukraina di timur laut telah membuat pasukan Rusia menjadi "panik", kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato malamnya.
Zelensky mengatakan bahwa dia sekarang fokus pada "kecepatan" di daerah-daerah yang dibebaskan.
“Kecepatan pasukan kita bergerak. Kecepatan dalam memulihkan kehidupan normal,” ungkap Zelensky.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-202: Putin Diminta Mundur Warganya Imbas Invasi di Ukraina
- Pasukan Rusia menyerang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Pivdennoukrainsk di wilayah Mykolaiv selatan Ukraina pada Senin pagi.
Tetapi reaktornya belum rusak dan berfungsi normal, kata perusahaan nuklir negara Ukraina, Energoatom.
Sebuah ledakan terjadi 300 meter dari reaktor dan merusak bangunan pembangkit listrik tak lama setelah tengah malam, menurut pernyataan Energoatom.
Serangan itu juga merusak pembangkit listrik tenaga air dan saluran transmisi di dekatnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-201: Infrastruktur Ukraina Diserang, Listrik dan Air Mati
- Para pejabat Ukraina mengatakan 200 tentara Rusia tewas dalam serangan pada Minggu (18/9/2022) ketika sebuah rudal menghantam bekas halte bus tempat mereka bermarkas, di kota garis depan Svatove.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/170522-Luhansk.jpg)