Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-202: Putin Diminta Mundur Warganya Imbas Invasi di Ukraina
Kondisi terkini perang Selasa (13/9/2022): Deputi kota Moskow dan St Petersburg menandatangani petisi warga agar Putin mundur imbas perang di Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Selasa (13/9/2022) terhitung telah berlangsung 202 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah Presiden Rusia Vladimir Putin diminta mundur warga serta Pemerintah Kota Moskow dan St Petersburg imbas perang di Ukraina.
Invasi ini dimulai sejak Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin menyebut invasi yang diluncurkannya itu sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-201: Infrastruktur Ukraina Diserang, Listrik dan Air Mati
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut hingga kini masih berlanjut dan belum terlihat tanda-tanda untuk berakhir.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut bahwa perang Rusia-Ukraina bisa berlangsung selama beberapa tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-202 perang Rusia dengan Ukraina:
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan militernya telah merebut kembali 6.000 km persegi wilayah yang dikuasai Rusia di selatan dan timur Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-200: Kyiv Klaim Kalahkan Pasukan Putin dalam Serangan Balasan
Pasukan Ukraina terus menekan serangan balik mereka di Kharkiv, berusaha untuk menguasai hampir semua provinsi.
Pasukan Ukraina menuju utara, dilaporkan merebut kembali kota-kota sampai ke perbatasan Rusia, dan sebuah video beredar tentang seorang tentara Ukraina di pusat kota strategis Izium.
- Komandan militer Rusia telah berhenti mengirim unit baru ke Ukraina setelah serangan balasan, kata staf umum angkatan bersenjata Ukraina di halaman Facebook-nya pada Senin (12/9/2022).
“Komando militer federasi Rusia telah menangguhkan pengiriman unit baru yang sudah terbentuk ke wilayah Ukraina." bunyi pernyataan komandan militer Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-198: Zelensky Dijanjikan AS Bantuan Militer Baru 2,7 M Dollar
"Situasi saat ini di teater operasi dan ketidakpercayaan terhadap komando yang lebih tinggi memaksa sejumlah besar sukarelawan untuk dengan tegas menolak prospek layanan dalam kondisi pertempuran.” sambungnya.
- Pasukan Rusia telah meninggalkan persediaan amunisi dan persediaan lainnya menyusul serangan balik Ukraina di Oblast Kharkiv, lapor Kyiv Independent.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-_2.jpg)