Brigadir J

Lihat Polri Masih Takut, Kamaruddin Ungkap Ferdy Sambo Melobi Istana setelah Tembak Brigadir J

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebut bahwa Polri masih takut karena Ferdy Sambo melobi Istana Kepresidenan setelah kejadian.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Kolase YouTube Kompas TV | Irma Hutabarat - HORAS INANG.
Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara keluarga Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, mengungkap alasan mengapa Polri masih takut dalam menguak misteri kasus pembunuhan Brigadir J. Hal ini karena, menurut Kamaruddin, Ferdy Sambo ternyata langsung menghubungi orang Istana Merdeka hingga sejumlah kementerian setelah peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J terjadi. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara keluarga Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) kembali dengan pernyataan mengejutkan.

Kamaruddin menyebut bahwa eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menghubungi seseorang di Istana Merdeka sesaat setelah terjadi penembakan yang menewaskan Brigadir J.

Kamaruddin menduga bahwa hal itulah yang membuat Polri merasa takut untuk menguak misteri di balik pembunuhan berencana Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo tersebut.

Pasalnya, Kamaruddin melihat bahwa penyidik polisi masih takut membongkar misteri di balik kasus pembunuhan Brigadir J meski sejumlah petinggi Polri telah dicopot dari jabatannya.

Baca juga: Berperan Besar Ungkap Misteri Pembunuhan Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak sampai Dipeluk Emak-emak

Sebagaimana diketahui, Karo Provos Divpropam Polri Brigjen Pol Benny Ali, Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, hingga Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdy Susianto masing-masing telah dicopot dari jabatannya imbas kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Begitu pula Ferdy Sambo yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, akhirnya telah dipecat dari Polri.

"Loh kok ini seperti takut berlebihan," ujar Kamaruddin saat di podcast Aktivis Perempuan, Irma Hutabarat, Minggu (18/9/2022) seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube Irma Hutabarat - HORAS INANG.

"Sudah dicopot dari Kadiv Propam, sudah dicopot dari Karo Paminal, Karo Provos, Kapolres, sudah dicopot dari Satgasus Merah Putih, sudah dibubarkan satgasnya, kok masih takut?," sambungnya.

Baca juga: Ditanya soal Putri Candrawathi yang Belum Ditahan saat Kasus Brigadir J Hampir P21, Kejagung Tertawa

Kemudian Kamaruddin mengaku ia kembali memeriksa kejanggalan tersebut hingga mendapati bahwa Ferdy Sambo rupanya melobi orang Istana Kepresidenan.

"Ternyata saya pelajari berdasarkan laporan intelijen, begitu dia menembak atau membunuh, pertama kali dia melapor ke arah Istana," ungkap Kamaruddin.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved