Brigadir J

Sisi Lain Kasus Brigadir J: Ingin Putusan Verstek, Deolipa Berpeluang Jadi Pengacara Bharada E Lagi

Deolipa Yumara harapkan putusan verstek pada gugatannya di PN Jakarta Selatan agar jadi pengacara Bharada E lagi di kasus Brigadir J-Ferdy Sambo.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube Kompas TV
Deolipa Yumara (Kiri) mantan Pengacara Tersangka Pembunuhan Brigadir J yakni Richard Eliezer alias Bharada E (Kanan) saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (14/9/2022) setelah persidangan lanjutan terkait gugatan terhadap Bharada E, Ronny Talapessy selaku Pengacara Bharada E yang baru, dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Kabarnya Deolipa dapat kembali menjadi pengacara Bharada E apabila memenangkan persidangan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) yang diotaki eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo merembet hingga menimbulkan masalah lain.

Kasus pembunuhan Brigadir J memicu gugatan dari Deolipa Yumara dan Burhanuddin, mantan Pengacara Tersangka Richard Eliezer (Bharada E).

Deolipa mengajukan gugatan untuk Bharada E, Ronny Talapessy selaku Pengacara Baru Bharada E, dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Adapun PN Jaksel telah menggelar persidangan kedua terkait gugatan Deolipa untuk Bharada E itu pada Rabu (14/9/2022) kemarin.

Baca juga: Belum Ajukan Jadi Justice Collaborator Kasus Ferdy Sambo seperti Bharada E, Begini Alasan Bripka RR

Deolipa mengajukan gugatan ini karena tak terima diberhentikan menjadi pengacara Bharada E dengan alasan yang menurut tidak yuridis dan rasional.

"Gugatan mengenai perbuatan melawan hukum atas adanya pencabutan surat kuasa yang dilakukan tanpa norma-norma hukum." ujar Deolipa saat ditemui awak media di PN Jaksel, Rabu, seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV.

"Jadi dalam surat pencabutan kuasanya Elizer ini tidak ada alasan hukum yang dipakai untuk mencabut kuasa dan tidak ada juga alasan yang rasional yang dipakai untuk mencabut kuasa," jelasnya.

Adapun PN Jaksel akan menggelar sidang lanjutan perihal gugatan Deolipa vs pihak Bharada E ini pada Rabu (21/9/2022) pekan depan.

Baca juga: Bharada E dan Bripka RR Kompak Bantah Skenario Ferdy Sambo, Bongkar Fakta soal Putri Candrawathi

Pihak tergugat diperintahkan PN Jaksel untuk menghadiri sidang tersebut.

Meski demikian, Deolipa mengaku bahwa ia berharap agar para tergugat tak ada yang datang sehingga majelis hakim dapat memutuskan gugatan ini dengan putusan verstek atau tanpa hadirnya tergugat.

"Kalau saya sih mudah-mudahan mereka engga datang sama sekali, supaya nanti putusannya verstek,"

Menurut Deolipa, putusan verstek berarti gugatannya dikabulkan oleh majelis hakim sehingga ia dan Burhanuddin akan kembali menjadi pengacara Bharada E.

Baca juga: Disuruh Ingat Anak, Bripka RR Akhirnya Susul Bharada E Lawan Skenario Ferdy Sambo soal Brigadir J

"Ketika putusan adalah perdata verstek, ya sudah kami menang. Ketika kami menang berarti hak-hak kami, permintaan kami dikabulkan majelis hakim keseleruhuan." terang Deolipa.

"Artinya kami tetap menjadi kuasa hukumnya dari Bharada Eliezer," sambungnya.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved