Motif Pesulap Merah Bongkar Trik Perdukunan, Bang Away: Sakit Hati Gagal di Perdukunan dan Sulap
Bang Away dan Mbah Gareng menyebut Pesulap Merah belajar sulap dan ilmu perdukunan tapi gagal hingga akhirnya membuat konten pembongkaran trik dukun.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/pesulap-merah-vs-bang-away-dan-mbah-gareng.jpg)
Diberitakan sebelumnya, Mbah Gareng mengungkapkan bahwa motivasi Pesulap Merah belajar ilmu spiritual hingga hipnotis adalah untuk menipu dan cabul.
Baca juga: Susul Richard Lee, Pesulap Merah Bakal Dilaporkan ke Polisi soal Debus, Sandy Tumiwa: Lagi Disiapkan
"Nah ini, ini saya tekankan nih kepada MR (Marcel Radhival, red) visi misi kamu sebelum kamu sekarang seviral ini," kata Mbah Gareng seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube Rasis Infotainment.
"Kamu pernah membuat sebuah pernyataan kalau kamu itu termotivasi untuk belajar tentang hal spiritual maupun supranatural untuk menipu dan cabul, saya punya buktinya," sambungnya.
Mbah Gareng menyatakan bahwa ia akan menunjukkan buktinya ketika Pesulap Merah bertemu dengan dirinya ataupun Bang Away.
"Nanti ketika kamu ketemu dengan saya ya MR, inget ini ketika kamu saya ataupun dengan Bang Away, saya akan tunjukkan bukti itu di hadapan kamu dan saya akan tayangkan di publik bahwasannya itu adalah pernyataan kamu sendiri, menipu dan juga cabul," jelas Mbah Gareng.
Baca juga: Dituduh Perseteruannya dengan Gus Samsudin Hanya Settingan, Pesulap Merah Bantah: Sumpah Demi Allah
Mbah Gareng menuturkan bahwa tabiat untuk menipu dan melakukan aksi cabul itu tampak dari profil Pesulap Merah.
"Itu ada di profil dia, bahwasannya dia belajar tentang hal spiritual, supranatural, dia belajar tentang hipnotis itu ya untuk itu," beber Mbah Gareng.
Mbah Gareng juga mengatakan bahwa Pesulap Merah pernah mengaku memiliki hobi meniduri wanita.
"Bahkan ada pernyataan dia, bahwasannya dia hobinya itu adalah, mohon maaf ya, meniduri wanita," ucap Mbah Gareng.
"Saya tidak ngada-ngada," lanjutnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)