Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Ukraina Hari Ke-195: Penembakan di PLTN Zaporizhzhia Putuskan Listrik Cadangan

Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina pada Selasa (6/9/2022): saluran listrik cadangan terputus akibat penembakan di PLTN Zaporizhzhia.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
EPA/Sergey Kozlov via The Guardian
Foto: Tim penyelamat Ukraina saat membersihkan puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan roket Rusia di Kota Kharkiv, Ukraina pada Rabu (6/7/2022). Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-195 pada Selasa (6/9/2022) antara lain adalah penembakan di PLTN Zaporizhzhia di Ukraina yang dikuasai Rusia memutuskan saluran listrik cadangan hingga militer Ukraina mengklaim telah mengusir serangan pasukan Vladimir Putin di wilayah timur Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Selasa (6/9/2022) telah berlangsung selama 195 hari.

Kabar terbaru di antaranya adalah penembakan di PLTN Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia memutuskan saluran listrik cadangan hingga Kyiv mengklaim mengusir serangan Rusia di wilayah timur Ukraina.

Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.

Invasi yang disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-192: Kyiv Klaim Pukul Mundur Pasukan Putin di Wilayah Kherson

Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.

Bahkan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut perang Rusia-Ukraina dapat berlangsung hingga beberapa tahun.

Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-195 perang Rusia dengan Ukraina:

- Serangan di selatan Ukraina telah mendorong separatis Kherson untuk "menjeda" referendum yang direncanakan apakah akan menjadi bagian dari Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-191: Pasukan Putin Kawal IAEA saat Kunjungi PLTN Zaporizhzhia

Kantor berita negara Rusia Tass melaporkan bahwa kepala otoritas Kherson yang ditunjuk Rusia, Kirill Stremousov mengatakan rencana referendum untuk bergabung dengan Rusia telah "dihentikan" karena situasi keamanan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved