Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-191: Pasukan Putin Kawal IAEA saat Kunjungi PLTN Zaporizhzhia
Kondisi terkini perang Jumat (2/9/2022): Anak-anak Ukraina mulai ke sekolah hingga Rusia akhirnya memberi akses tim IAEA kunjungi PLTN Zaporizhzhia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mykolaiv-di-Ukraina-selatan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Jumat (2/9/2022) telah berlangsung selama 191 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah anak-anak Ukraina kembali ke sekolah dan menggunakan ruang bawah tanah sebagai tempat penampungan hingga IAEA berencana untuk tetap berada di PLTN Zaporizhzhia.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu,
Invasi ini juga disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-190: Pasukan Zelensky Terus Beri Serangan Balasan di Kherson
Konflik di antara negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.
Bahkan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut perang Rusia-Ukraina dapat berlangsung hingga beberapa tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-191 perang Rusia dengan Ukraina:
- Sebuah tim ahli dari badan nuklir PBB berencana untuk tinggal di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia setelah mendapatkan akses ke situs tersebut pada Kamis (1/9/022).
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-189: Pasukan Vladimir Putin Terkecoh Peluru Palsu dari Kayu
“Kami tidak akan kemana-mana. IAEA sekarang ada di sana, di pabrik dan tidak bergerak - itu akan tetap di sana," kata Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi kepada wartawan setelah kembali ke wilayah yang dikuasai Ukraina.
Grossi mengatakan sekelompok ahli IAEA telah tinggal di PLTN terbesar di Eropa yang berlokasi di tenggara Ukraina itu dan akan memberikan penilaian situasi secera netral dan masuk akal.
- Integritas fisik PLTN Zaporizhzhia telah dilanggar pada beberapa kesempatan, kata Grossi.
“Jelas bahwa pabrik dan integritas fisik pabrik telah dilanggar beberapa kali,” sebut Grossi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-188: Pasukan Putin dapat Serangan Balasan di Kherson
"Saya khawatir, saya khawatir dan saya akan terus khawatir tentang pabrik sampai kita memiliki situasi yang lebih stabil, yang lebih dapat diprediksi." tambahnya.
- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan Moldova bahwa setiap tindakan yang dianggap membahayakan keamanan pasukan Rusia di wilayah Transnistria yang memisahkan diri akan dianggap sebagai serangan terhadap Rusia.