Update Kasus Brigadir J, Puan Maharani: Momen Perbaiki Polri, DPR Bantah Uang Ferdy Sambo 

Update kasus Brigadir J. Informasi terbaru, tanggapan Puan Maharani hingga bantahan uang Irjen Ferdy Sambo mengalir ke DPR.

Editor: lodie tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Ketua DPR RI Puan Maharani dan politisi Partai Nasdem Taufik Basari. Puan Maharani menegaskan kasus Brigadir J jadi momentum Polri memperbaiki diri. Sementara politisi Taufik Basari membantu dana Ferdy Sambo mengalir ke DPR. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Update kasus Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Informasi terbaru, tanggapan Puan Maharani hingga bantahan uang Irjen Ferdy Sambo mengalir ke DPR RI.

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan kasus Brigadir J jadi momentum Polri memperbaiki diri. Sementara politisi Partai Nasdem Taufik Basari membantu dana Ferdy Sambo mengalir ke DPR.

Dalang pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo tengah jadi sorotan. Beragam spekulasi muncul termasuk dugaan aliran dana ke Senayan (DPR).

Kasus Brigadir J tak hanya melibatkan Ferdy Sambo, kasus pembunuhan berencana ini juga menyeret 63 personel Polri.

Baca juga: Update Capres 2024: Peluang Duet Puan Maharani-Prabowo hingga Sinyal Queen Maker PDIP

Puan Maharani menilai saat ini adalah momentum bagi Polri untuk memperbaiki kinerjanya selama ini.

"Ini merupakan suatu momentum bagi Polri, bukan untuk bersih-bersih tapi untuk memperbaiki kinerja yang selama ini ada," kata Puan dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (16/8/2022).

Puan juga menginginkan, dengan adanya kasus ini ke depannya Polri bisa bekerja lebih profesional.
Serta bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih humanis, transparan, dan bisa lebih dekat dengan masyarakat.

"Bisa lebih profesional, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih humanis, transparan, lebih dekat dengan masyarakat," imbuh Puan.

Menurut Puan, hal tersebut perlu dilakukan Polri agar nantinya masyarakat bisa lebih percaya dan merasa lebih dekat dengan Polri.

"Sehingga masyarakat lebih percaya untuk bisa dekat dengan Polri," terang Puan.

Diketahui dalam kasus pembunuhan berencana pada Brigadir J ini, Polri sudah menetapkan empat orang tersangka.

Baca juga: Teriakan "Puan Maharani Presiden" Menggema, Kader PDIP Yakin Aspirasi Didengar Megawati

Di antaranya ada Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan asisten rumah tangga Irjen Ferdy Sambo Kuat Maruf atau KM.

Dalam kasus pembunuhan yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, keempat tersangka dijerat pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan pasal 56 tentang pembunuhan berencana.

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, kasus pembunuhan berencana pada Brigadir J yang direkayasan Ferdy Sambo menyeret banyak pihak.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved