Konflik Rusia vs Ukraina

Oposisi Putin Kumpulkan Daftar Ribuan Penghasut Perang Ukraina

okoh oposisi Rusia, Alexei Navalny, terus memberikan dukungannya terhadap Ukraina. Dia getol mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin.

Editor: Lodie Tombeg
tribunnews
Tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny 

Pada bulan yang sama, Gubernur Bank Rusia, Elvira Nabiullina mengakui sedang mempertimbangkan kembali sikap penolakannya terhadap aset digital. Nabiullina mengatakan, kripto sedang dipertimbangkan menjadi salah satu langkah untuk mengurangi dampak sanksi Barat terhadap ekonomi Rusia.

Belum ada kejelasan mengenai bagaimana Rusia dapat menggunakan aset digital untuk melawan sanksi Barat, mengingat pasar kripto yang tidak cukup besar untuk mendukung kebutuhan transaksi suatu negara yang berdaulat.

Mengantisipasi kemungkinan aset digital dijadikan sebagai alat untuk menghindari sanksi keuangan, Kantor Pengawasan Aset Asing AS telah melarang warganya untuk melakukan bisnis dengan individu atau entitas dalam Daftar Warga Negara yang Ditunjuk secara Khusus dan Orang yang Diblokir (SDN).

Gantikan Impor Minyak Rusia

Usai mengembargo minyak Rusia, kini para parlemen Uni Eropa sepakat untuk menganggarkan dana transisi energi senilai 321 miliar dolar AS.

Anggaran ini didapatkan dari pendanaan UE, rencananya semua dana tersebut akan diinvestasikan Eropa untuk menghentikan ketergantungannya terhadap bahan bakar fosil Rusia.

“Investasi besar-besaran dalam energi terbarukan, para pemimpin UE mengusulkan untuk mendukungnya dengan 300 miliar euro dari pendanaan UE,” tegasnya Charles Michel, presiden Dewan Eropa.

Dilansir dari situs AFP, pengumuman terkait pendanaan tersebut muncul setelah para pemimpin UE membahas proposal tentang transisi energi, reformasi pertahanan, ketahanan pangan pada hari ke-2 Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

Aturan ini sejalan dengan adanya sanksi yang diberikan UE terhadap Moscow, dimana hampir 90 persen negara pengimpor minyak Rusia resmi menghentikan aktivitas jual beli hingga akhir tahun ini.

Meski para perwakilan UE masih belum mengungkap eksportir mana yang akan memasok penuh kebutuhannya, namun menurut kabar yang beredar transisi bahan bakar fosil Rusia akan digantikan oleh energi Liquified Natural Gas (LNG) dari negara lain termasuk Mesir, Israel dan Nigeria.

Dengan cara ini nantinya UE akan berfokus pada tiga bidang topik utama yaitu meningkatkan efisiensi energi, memperluas penggunaan energi terbarukan serta mengamankan pemasok minyak dan gas non-Rusia. Dengan begitu ke 27 negara UE dapat mencegah datangnya krisis pasokan energi.

Sebagai informasi, sebelum meresmikan aturan ini Rusia biasa memasok 27 persen minyak mentah serta 40 persen gas alam ke Uni Eropa. Bahkan transaksi jual beli energi yang dilakukan Eropa telah menyumbang pendapatan Rusia sebanyak 400 miliar euro atau 430,340 miliar dolar AS per tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Oposisi Putin Kumpulkan Daftar Ribuan Orang Penghasut Perang Rusia di Ukraina: Beri Mereka Sanksi

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved