Hindari Sanksi Barat, China Mulai Batasi Hubungan dengan Rusia

Pemerintah China dilaporkan telah melarang maskapai penerbangan Rusia untuk memasuki wilayah udaranya.

Editor: lodie tombeg
tribunnews
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping 

TRIBUNGORONTALO.COM, Beijing – Pemerintah China dilaporkan telah melarang maskapai penerbangan Rusia untuk memasuki wilayah udaranya.

Larangan tersebut diresmikan China dengan tujuan untuk mengamankan negaranya dari efek riak sanksi Barat terhadap Moskow.

Memanasnya sanksi yang dilayangkan ke Moskow membuat pemerintah China khawatir negaranya akan terdampak sanksi serupa, apabila tidak membatasi hubungan bilateral dengan Rusia.

“Beijing telah menghindari langkah-langkah yang mungkin dianggap membantu Moskow karena takut akan kemungkinan hukuman terhadap perusahaan-perusahaan China,” ujar juru bicara pemerintahan China.

Dengan kebijakan baru tersebut, nantinya maskapai Rusia yang menggunakan pesawat milik asing dilarang melintas ataupun berhenti di kawasan China.

Dilansir dari Business Insider, larangan ini muncul setelah adanya keraguan atas status kepemilikan pesawat maskapai Rusia.

Dimana pada akhir Februari lalu Putin yang mengizinkan pesawat di negaranya diregistrasi-ulang atas nama Rusia demi menghindari sanksi penyitaan Barat.

Tindakan ini menyusul adanya aturan dari Uni Eropa terkait pelarangan penjualan atau penyewaan pesawat ke maskapai Rusia.

Perubahan data yang dilakukan Putin telah memunculkan kebingungan terkait status maskapai. Hal inilah yang membuat pemerintah China mengambil langkah aman dengan melarang maskapai penerbangan Rusia memasuki wilayah udaranya.

Sebelum memberlakukan larangan ini pada Mei lalu Presiden Xi Jinping dan para regulator udara China telah meminta semua maskapai asing untuk memperbarui informasi kepemilikan dan rincian lainnya, tak terkecuali maskapai milik Rusia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved